MotoGP 2025: Mulai Lunak, Hanya Begini Target Come Back Jorge Martin di Sirkuit Brno

Selasa, 15/07/2025 21:49 WIB
Rulin purba


Jorge Marrin (Spanyol) diprediksi bakal terus di Aprilia hingga hingga 2026. (Foto: getty-motogpnews)6
Jorge Marrin (Spanyol) diprediksi bakal terus di Aprilia hingga hingga 2026. (Foto: getty-motogpnews)6

mobilinanews (Spanyol) - Kasus kontrak Jorge Martin dengan Aprilia mulai redup. Ia mulai lunak setelah Aprilia siap berperkara di pengadilan dan saat sama Carmelo Ezpelata mengancam Martin akan kehilangan tempat di MotoGP 2026.

Dalam dua pekan terakhir kubu juara dunia MotoGP 2024 itu tak lagi menyinggung keinginan Martin memutus kontrak di akhir musim ini meski terikat kontrak dengan Aprilia hingga akhir 2026. Ancaman Ezpelata sebagai bos Dorna Sports bahwa Martin tak bakal punya tim di musim 2026 jika memaksakan lepas kontrak dari Aprilia rupanya bikin gentar Martin dan manajernya, Albert Valera. 

Keduanya kini sibuk menyiapkan come back Martin di GP Rep. Ceko, Sirkuit Brno, akhir pekan ini. 

Martin sudah bersiap diri dengan private test di Sirkuit Misano, Italia, pekan lalu. Itu untuk kali pertama ia mengendarai Aprilia RS-GP sejak kali terakhir di GP Qatar silam.

Sejak tes itu Martin tak lagi menyinggung masalah klausul kontrak yang membuatnya  bertikai dengan Aprilia. Ia juga tak berkomentar  lewat media maupun medsos. Benar-benar melunak dan isunya ia akan bertahan di Aprilia sesuai durasi kontrak.

Hanya manajernya, Valera, yang masih rutin berbicara. Tapi, bukan lagi soal sengketa kontrak itu.

"Sekarang kami fokus pada aspek sport saja. Jorge siap memulai babak baru di Brno. Ia bersemangat, antusias. Ia akan menjalani pemeriksaan medis lagi untuk memastikan cidera di tulang belikatnya (11 titik) benar-benar sudah pulih," katanya.

Saat tes tempohari, lanjut Valera, Martin berkomentar motor Aprilia RS-GP yang ia tunggangi jauh lebih berkembang dibandingkan motor yang ia kendarai di GP Qatar.  Eks rider tim Pramac Ducati itu juga bangga karena di masa istirahatnya justru Aprilia bisa meraih kemenangan dan podium lewat Marco Bezzecchi. 

Lewat Valera juga Martin memancang  target yang tak muluk di GP Rep.Ceko nanti.

"Targetnya hanyalah mencapai garis finish untuk pertama kalinya tahun ini," terang Valera. 

Ya, sepanjang musim 2025 ini Martin memang tak pernah menyentuh garis finish. Ia cidera sejak tes pra musim. Baru ikut balapan pada GP Qatar tapi hanya untuk jatuh lagi dan cidera lebih parah. Sejak itu absen lagi sampai akhirnya dinyatakan bisa come back pada seri Brno pekan ini.

Cidera panjang dan hanya sekali start itulah yang membuat Aprlia menolak keinginan Martin untuk mengaktifkan klausul kontrak yang memungkinkannya pergi dari Aprilia jika tidak kompetitif dalam perburuan gelar hingga 6 seri balapan awal.

Lah, kata Aprilia, mana mungkin kompetitif karena lebih banyak menepi dan hanya sekali ikut start. Martin ngotot, soal cidera tak disebut-sebut dalam klausul itu. Hanya disebut ia boleh mundur sebelum 2026 jika tak bersaing hingga akhir GP Prancis.

Tapi, itu tadi, Martin sudah melunak. Jika diperpanjang di pengadilan, dengan debat hukum antar pengacara, bisa jadi prosesnya akan panjang dan justru menggantung status Martin hingga akhir musim. Dengan kata lain nasibnya bisa terkatung-katung. Apalagi, Ezpelata terang-terangan mengecam ultahnya yang tak sportif pada Aprilia dan mengancamnya bisa kehilangan tempat pada seri balap 2026. (r)

 

Tag

Terpopuler

Terkini