mobilinanews (Jakarta) – Berkumpul Ride menggelar Volume VIII dengan rute Tangerang - Negeri Diatas Awan Dieng - Finish Ngayogyakarta dengan tema road to 1.000+ km perjalanan spiritual Volume VIII berkumpul Ride menjadi moment yang spesial karena perhelatan ini menjadi agenda rutin Volume di Berkumpul Ride
Dilaksanakan pada jumat malam pukul 22.00 (24/01/25) sampai dengan rabu (29/01/25) perjalanan touring ini menjadi spesial karena pada volume VIII ini jumlah nyawa yang ikut dalam barisan sebanyak 11 orang dengan jumlah motor sebanyak 10 motor, diantaranya Essa, Nunu, Gope, Aziz, Rafi, Rajut, Abas, Iwan, Fero, Sadam dan Intan.
Lanjut, disusul oleh sepasang suami istri dan orang tua kami juga di komunitas berkumpul ride yaitu Ibu Lely dan Pak Yanto yang akrab disapa aki-aki gaul.
Perjalanan dimulai dari base tempat tinggal mayoritas dari kami yaitu di ciledug tangerang lalu perjalanan kami tempuh via jalur pantura - pekalongan, kekanan menuju Negeri Diatas Awan Dieng Via Jalur Kajen, benar-benar menjadi perjalanan spiritual pada Volume VIII Berkumpul Ride kali ini.
Setelah sampai di Dieng, kami disuguhkan oleh sahabat Berkumpul Ride, tepatnya di kediaman mas Herlambang alias Ambang juragan tembakau di Kota Temanggung.
Makna Touring bagi Berkumpul Ride
Ketua Berkumpul Ride, Muhammad Essa Pahlevi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan jauh, tetapi juga bentuk kecintaan terhadap kendaraan dan pengalaman touring.
“Intinya, kami ingin mempererat rasa cinta terhadap motor yang kami tunggangi, menikmati perjalanan, serta membangun kebersamaan dengan sesama pecinta touring dalam wadah Berkumpul Ride,” ujar Essa.
Dengan tagline “We Call All Motorcycles to Ride” dan ”#PrepareYourEngine”, komunitas ini terbuka bagi semua jenis motor dan mengingatkan pentingnya kesiapan kendaraan sebelum perjalanan jauh.
Momen Mistis di Perjalanan
Berkendara malam hari melalui jalur hutan Kajen menuju Dieng menyisakan pengalaman unik bagi para peserta. Ibnu Fajri, salah satu sesepuh Berkumpul Ride, mengaku mencium aroma sesajen di tengah perjalanan, sementara Hadi Purnomo, mekanik komunitas yang akrab disapa Bang Gope, merasakan gangguan berupa suara tawa misterius.
Namun, di balik pengalaman mistis tersebut, semangat touring tetap membara. Rombongan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari tempat singgah hingga bekal selama perjalanan.
Rencana Touring Berikutnya
Setelah sukses menempuh rute Tangerang–Dieng–Yogyakarta–Tangerang selama lima hari, Berkumpul Ride telah menyiapkan agenda touring berikutnya.
“Insyaallah, kami akan menargetkan perjalanan lebih dari 1.000 km lagi di Pulau Jawa, atau mencoba tantangan baru dengan menyeberang ke Pulau Sumatera,” kata Essa.
Baginya, semakin jauh perjalanan, semakin banyak cerita yang bisa dibagikan, mulai dari suka hingga duka di jalanan.
“Semoga semakin banyak kilometer yang kita lewati bersama, menikmati setiap perjalanan dengan kebersamaan yang semakin erat,” pungkas Essa.