Mobilinanews (Jakarta) - Setelah menempati posisi teratas sebagai kendaraan terlaris global pada paruh pertama 2025, Mercedes-Benz kini memperkenalkan generasi terbaru dari GLC yang kini tengah disuntik dengan EQ Technology.
Diketahui sebelumnya, GLC merupakan salah satu model terlaris Mercedes-Benz. Kini, dengan sebuah perpaduan sempurna antara desain memukau, inovasi teknologi, dan performa ramah lingkungan, GLC terbaru siap memimpin era elektrifikasi.
Model varian pertama yang diluncurkan, GLC 400 4Matic, akan mulai tersedia pada semester pertama 2026. Lahir dari umpan balik konsumen global, SUV ini dirancang untuk menjadi pendamping andal yang tak hanya bertenaga, tapi juga cerdas dan nyaman.
GLC terbaru membawa DNA desain Mercedes-Benz ke level berikutnya. Fasia depan didominasi oleh grill krom ikonik yang kini tampil lebih memukau dengan 942 titik iluminasi dan animasi cahaya dinamis.

Paduan ini menciptakan tampilan yang futuristik, selaras dengan lampu belakang bermotif bintang yang sudah menjadi ciri khasnya. Memasuki kabin, penguemudi akan disambut oleh filosofi desain Sensual Purity yang ditingkatkan.
Active Ambient Lighting yang berpadu dengan Sky Control Panoramic Roof menciptakan suasana hangat sekaligus canggih. Kelegaan kabin disempurnakan dengan material berkualitas tinggi, termasuk opsi Vegan Package bersertifikasi dari The Vegan Society.
Tak hanya tampan, Mercedes-Benz GLC terbaru juga sangat serbaguna. Dengan koefisien hambatan udara 0.26, ia menjadi salah satu SUV paling aerodinamis di kelasnya, memastikan efisiensi dan keheningan maksimal.

Kabin yang lebih luas kini menawarkan kapasitas bagasi mencapai 1.740 liter, ditambah 128 liter di bagasi depan. Kemampuan menarik beban hingga 2,4 ton juga menjadikannya teman sempurna untuk segala jenis petualangan.
Untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, GLC 400 4Matic dilengkapi mode berkendara ‘Terrain’ yang secara otomatis mengaktifkan poros depan 4Matic dan menyesuaikan karakteristik drivetrain, kemudi, serta rem untuk traksi optimal di jalanan tanah atau kerikil.
Mercedes-Benz mendobrak batasan digital dengan MBUX Hyperscreen terbaru berukuran 99,3 cm. Layar terbesar yang pernah disematkan ini didukung oleh resolusi tinggi dan teknologi backlight matriks inovatif yang menggunakan lebih dari 1.000 LED individual.

Lebih dari sekadar layar, sistem generasi ke-4 dari MBUX ini mengintegrasikan AI dari Microsoft dan Google. Virtual Assistant berbasis AI mampu memahami konteks dan berinteraksi secara natural, seolah berbicara dengan seorang teman.
Sementara itu, dengan lebih dari 40 aplikasi, termasuk Disney+ dan video conference, serta sistem audio Burmester 4D surround sound dengan Dolby Atmos, kabin GLC berubah menjadi ruang pribadi yang cerdas dan imersif.
Di balik kemewahannya, GLC terbaru ditenagai oleh Mercedes-Benz Operating System (MB.OS) dengan chip yang mampu melakukan 254 triliun operasi per detik yang memungkinkan kontrol presisi hingga pembelajaran preferensi pengemudi secara real-time.

Fitur keselamatan dan kenyamanan juga ditingkatkan, termasuk One-Box braking system, sistem MB.DRIVE yang mendukung cooperative steering, serta suspensi udara Airmatic dan rear-axle steering.
Sebagai bagian dari lini EQ Technology, GLC terbaru dilengkapi baterai berkapasitas 94 kWh dengan arsitektur 800 volt. Teknologi ini memungkinkan pengisian super cepat, di mana baterai dapat terisi hingga 303 km hanya dalam 10 menit (WLTP).
Model ini juga mendukung bidirectional charging yang turut memungkinkannya berfungsi sebagai penyimpan energi rumah (Vehicle-to-Home) atau menyalurkan daya ke jaringan listrik (Vehicle-to-Grid).
Dengan jangkauan yang mengesankan, performa tangguh, dan kenyamanan legendaris ala jenama raksasa asal Jerman tersebut, all-new Mercedes-Benz GLC siap mendefinisikan masa depan pengalaman berkendara listrik.