Mobilinanews (Tokyo) - Subaru resmi meluncurkan penyegaran untuk lini SUV andalannya, Crosstrek, dengan membenamkan teknologi mesin e-Boxer strong hybrid secara menyeluruh untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan performa.
Dari segi dimensi, Crosstrek terbaru hadir dengan panjang kendaraan 4.480 mm, lebar 1.800 mm, serta tinggi 1.575 mm. Pada varian yang terpasang roof rail secara opsional, tinggi total dari mobil ini meningkat menjadi 1.580 mm.
Jarak sumbu roda mobil tercatat sepanjang 2.670 mm, dengan jarak pijak roda depan 1.560 mm dan belakang 1.570 mm. Jarak terendah ke tanah sebesar 200 mm mendukung kemampuan jelajah, sementara radius putarnya efisien 5,4 meter.
Dapur pacunya dibekali mesin bensin bertipe FB25 Boxer 4-silinder horizontal berlawanan dengan kapasitas 2,5 liter DOHC 16 katup. Mesin ini dilengkapi teknologi AVCS serta sebuah sistem injeksi bahan bakar langsung ke silinder.

Spesifikasi teknis dapur pacu tersebut mencakup ukuran diameter x langkah piston sebesar 94,0 x 90,0 mm dengan volume total 2.498 cc. Rasio kompresinya disetel pada angka 11,9 guna memaksimalkan efisiensi proses pembakarannya.
Performa mesin pembakaran internal tersebut didukung tenaga maksimum 118 kW atau 160 PS pada 5.600 rpm. Semburan torsi puncaknya mencapai 209 Nm yang siap dimaksimalkan pada rentang putaran 4.000 hingga 4.400 rpm.
Sebagai bagian sistem e-Boxer, Crosstrek dibekali motor listrik bertipe MC2 AC synchronous. Motor penggerak listrik tersebut sanggup memproduksi output daya maksimum 88 kW (119,6 PS) serta dorongan torsi instan sebesar 270 Nm.
Untuk menyokong kerja motor listrik, mobil SUV hibrida ini dibekali baterai Lithium-ion berkapasitas 4,3 Ah. Pasokan bahan bakar mesin utamanya ditampung dalam tangki berkapasitas 63 liter berjenis bensin tanpa timbal reguler.

Sistem transmisi mengusung tipe Lineartronic CVT, menyalurkan daya ke sistem AWD dengan kontrol pelepas kopling otomatis yang sanggup memutus daya ke roda belakang demi menghemat konsumsi BBM saat melaju di jalanan yang lancar.
Pengendalian mobil ditopang sistem kemudi rack and pinion berasio 13,5:1 yang presisi serta dibantu power steering elektrik. Sektor pengereman memakai rem cakram berventilasi sisi depan dan belakang plus rem parkir elektronik.
Sistem suspensi independen bertipe strut dipasang di bagian depan, sedangkan suspensi independen double wishbone bertugas di roda belakang. Bobot kendaraan tercatat 1.660 kg dengan total bobot kotor mencapai sebesar 1.935 kg.
Efisiensi bahan bakar rata-rata WLTC ditempuh hingga 19,5 km/L. Pada pengujian spesifik, mobil ini mencatatkan efisiensi 16,1 km/L untuk mode perkotaan, 20,2 km/L pada mode pinggir kota, serta mencapai 21,3 km/L pada mode jalan tol.

Sisi eksterior mengalami pembaruan pada roof rail opsional yang kini berkelir hitam pekat. Ornamen logo e-Boxer di bagian buritan juga dirancang ulang, dipadukan dengan opsi warna bodi baru yang atraktif yaitu Ignition Red.
Interior mobil kini makin modern lewat opsi sistem audio premium Harman Kardon untuk varian EX. Fungsi navigasi terintegrasi juga kini ditawarkan sebagai opsi pabrikan untuk tipe Premium S:HEV serta menjadi standar di EX.
Melalui penyempurnaan menyeluruh ini, Subaru menetapkan target penjualan sebanyak 500 unit setiap bulannya. Kehadiran Crosstrek berteknologi e-Boxer ini menjadi pilihan crossover tangguh, efisien, dan siap diajak berpetualang.
Model ini ditawarkan dalam varian Premium S:HEV seharga 3.833.500 yen atau setara Rp 402,5 juta. Sedangkan tipe Premium S:HEV EX dibanderol 4.053.500 yen yang setara Rp 425,6 juta, sudah termasuk pajak konsumsi 10 persen Jepang.