Mobilinanews (Fuji) - Kehadiran insan otomotif Tanah Air di kancah internasional kembali mewarnai gelaran balap ketahanan FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 bertajuk 6 Hours of Fuji di Fuji Speedway, Jepang.
Pada Minggu pagi (27/9), pereli nasional asal Medan, H. Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, menyempatkan diri secara khusus bertandang ke area paddock untuk memantau langsung persiapan pembalap andalan Indonesia, Sean Gelael.
Kunjungan hangat tersebut tidak dilakukan Ijeck seorang diri. Tokoh otomotif asal Sumatera Utara ini memboyong serta keluarga tercintanya, ditemani oleh sang istri, Ayu, beserta kedua putra-putrinya yang antusias di area pit.
Sean Gelael sendiri tengah berjuang keras membawa nama bangsa pada kelas LMGT3 di ajang WEC Fuji Speedway. Atmosfer balap dunia terasa kian membara dengan kehadiran dukungan moral langsung dari sesama pereli papan atas nasional.
Pantauan langsung tim Mobilinanews.com di Fuji, setibanya di paddock, kedatangan Ijeck beserta keluarga langsung disambut oleh Sean Gelael. Pembalap Indonesia itu secara personal memandu Ijeck melihat lebih dekat persiapannya menjelang balapan.
Momen istimewa terjadi saat Sean memberikan kesempatan langka kepada Ijeck untuk merasakan duduk langsung di dalam kabin mobil balap BMW M4 LMGT3 Evo milik Team WRT, kendaraan canggih yang bakal dikemudikan Sean pada laga itu.

Merasakan impresi di dalam kokpit mobil balap sirkuit kelas dunia memberi pengalaman unik bagi Ijeck. Meski terbiasa menaklukkan lintasan tanah, aura performa tinggi mobil ketahanan tersebut tetap mencuri perhatian sang pereli.
Saat disinggung mengenai peluang atau ketertarikannya berpindah haluan menjajal balap mobil sirkuit hingga ajang Formula 1, Ijeck merespons pertanyaan wartawan dengan lemparan senyum khasnya sembari memberikan jawaban lugas.
“Selain biaya sangat tinggi, saya lebih happy berlomba di Lumpur (Offroad & Rally),” ujar Ijeck sembari terkekeh. Pernyataan menegaskan kecintaannya yang mendalam pada dunia reli, trek tanah, serta lintasan berlumpur yang telah membesarkan namanya.
Kendati memiliki preferensi disiplin balap yang berbeda, Ijeck menegaskan bahwa kehadirannya di Jepang murni bentuk solidaritas serta dukungan penuh antar pembalap Indonesia yang berjuang di panggung balap mancanegara.
Ijeck mengungkapkan alasan kuat di balik dukungannya, mengapresiasi tinggi dedikasi Sean. "Saya memberi support penuh karena Sean sudah berusaha keras untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia balap dunia," tegas Ijeck bangga.
Dukungan langsung dari Ijeck dan keluarga menjadi tambahan energi positif bagi Sean Gelael serta Team WRT dalam mengarungi sengitnya persaingan FIA WEC 6 Hours of Fuji demi mengibarkan bendera Merah Putih di podium utama.