WEC 2026 Jepang: Start P14 Jadi Juara! Sean Gelael Ungkap Kunci Kemenangan di Fuji

Minggu, 27/09/2026 23:03 WIB
bagas


Sean Gelael #32 - Team WRT - FIA WEC 2026 Fuji (Foto: WEC)
Sean Gelael #32 - Team WRT - FIA WEC 2026 Fuji (Foto: WEC)

Mobilinanews (Fuji) - Tim balap WRT meraih kemenangan spektakuler pada ajang FIA WEC 2026 seri 6 Hours of Fuji di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang. Trio pembalap Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung tampil mendominasi di persaingan LMGT3.

Sirkuit Fuji Speedway dikenal memiliki karakter unik yang menggabungkan lintasan lurus sepanjang 1,5 kilometer dengan sektor akhir yang sangat teknikal. Balapan enam jam ini menuntut daya tahan fisik serta performa mesin secara maksimal.

Perjuangan Tim WRT nomor #32 sama sekali tidak berjalan mudah sejak awal akhir pekan. Sesi kualifikasi dan Hyperpole dibatalkan akibat cuaca buruk, sehingga Sean Gelael dan tim harus mengawali balapan dari posisi start ke-14.

Mengandalkan jet darat BMW M4 GT3 Evo, tim teknis WRT menyiapkan setelan mobil yang tangguh. Kendaraan bernomor pintu 32 tersebut memiliki keseimbangan aerodinamika yang sangat responsif untuk melibas setiap tikungan Fuji.

Darren Leung dipercaya sebagai pembalap pertama yang melakukan tugas di balik kemudi. Meski memulai dari posisi belakang, Leung tampil tenang dan sukses merangkak naik melewati beberapa rival di tengah lintasan yang padat.

Estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Sean Gelael yang langsung menunjukkan gaya membalap agresif namun terukur. Sean melakukan aksi manuver menyalip luar biasa hingga membawa mobil nomor #32 merebut posisi terdepan di trek.

"Saya sangat senang. Kami bekerja keras sepanjang tahun ini, di mana balapan tidak selalu menguntungkan. Tapi khusus di Fuji ini kami semua bekerja dengan sangat baik," ungkap Sean Gelael usai balapan dengan wajah gembira, Minggu (27/9/2026).

"Saya sangat bangga dengan usaha keras kami bertiga di lintasan dan juga kerja luar biasa seluruh tim WRT. Hasil manis di Jepang ini menjadi pembuktian atas dedikasi tanpa henti kami," tambah pembalap asal Indonesia tersebut.

Pada jam-jam terakhir, kemudi diserahkan kepada pembalap berpengalaman Augusto Farfus. Kendati situasi balapan diwarnai beberapa kali kehadiran Safety Car yang memicu tekanan tinggi, Farfus tetap fokus menjaga posisi terdepan.

Vincent Vosse selaku Team Principal BMW M Team WRT memberikan apresiasi tinggi atas performa luar biasa para pembalapnya. "Ini adalah kemenangan yang sangat emosional dan membanggakan bagi seluruh kru kami," ujar Vincent Vosse.

"Memulai dari posisi empat belas dan mampu finis di urutan pertama membuktikan bahwa strategi, kerja keras, serta eksekusi pit stop kami berjalan sempurna di lintasan Fuji Speedway ini," tambah pimpinan tim asal Belgia itu.

Kunci keberhasilan trio Leung, Sean, dan Farfus tidak lepas dari kecermatan tim mekanik WRT dalam merancang strategi pit stop. Pergantian pembalap serta penggantian ban dilakukan sangat cepat untuk memangkas selisih waktu.

Saat bendera finis dikibarkan, mobil BMW M4 GT3 Evo nomor 32 menyentuh garis akhir sebagai juara pertama kelas LMGT3. Sorak-sorai kegembiraan langsung pecah di dalam garasi Tim WRT menyambut hasil gemilang yang telah diraih.

Bagi Sean Gelael pribadi, pencapaian di Fuji Speedway ini menorehkan rekor impresif dalam kariernya. Ini merupakan kemenangan keenam Sean di panggung FIA WEC, sekaligus kemenangan ketiganya pada kategori balap kelas LMGT3.

Tambahan 25 poin maksimal dari seri 6 Hours of Fuji ini memberikan dorongan posisi yang sangat signifikan bagi Tim WRT #32. Peluang mereka untuk merebut gelar juara dunia LMGT3 musim 2026 kini terbuka lebar bagi ketiga pembalap.

Kemenangan manis di Sirkuit Fuji tidak hanya membanggakan Tim WRT, tetapi juga mengibarkan nama Indonesia di kancah balap internasional. Sean Gelael bersama tim siap melanjutkan tren positif ini pada seri FIA WEC berikutnya.

Tag

Terpopuler

Terkini