mobilinanews (Nusa Tenggara Barat) - Biasanya Marc Marquez (Spanyol) mudah beradaptasi dengan karakter sebuah sirkuit. Tapi, tidak di Mandalika, trek yang tetap menyimpan misteri buat joki tim Ducati ini.
Tiga kali start di Mandalika, tiga-tiganya (musim 2023, 2024 dan 2025) berakhir dengan crash. Pada 2022 ia DNS alias tidak start. Aneh karena tak ada sirkuit MotoGP yang sesial itu (4 seri GP Indonesia) beruntun tak mencapai finish) untuknya.
Keanehan berikutnya datang seusai dua sesi awal GP Indonesia pada Jumat (9/10). Ia hanya finish P5 tercepat di sesi Practice. Kalah telak dari tiga punggawa Aprilia yang memborong 3 posisi terdepan lewat Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia) dan duet tim pabrikan Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. P4 diisi Pedro Acosta (KTM).
Anehnya MM93 tak merasa kecewa dengan hasil itu. Sebaliknya malah merasa puas karena lebih bagus dari harapan sebelumnya.
“Lebih baik dari yang diperkirakan. Biasanya saya kesulitan di awal saat membalap di trek ini sebelum akhirnya mengalami peningkatan. Tahun ini, kami mampu membuat kemajuan jauh lebih cepat, Feeling terhadap motor pun meningkat pesat," katanya lewat rilis tim Ducati.
Ia menyebut motor dan dirinya membuat kemajuan jauh lebih cepat tapi saat sama mengakui masih perlu perbaikan ekstra di beberapa bagian trek saat melakukan time attack dan saat menggunakan ban baru.
"Kami sedang berusaha mencari kecepatan lebih baik di tikungan yang mengalir (flowing corners). Di sisi lain kami sudah sangat kompetitif dalam hal pengereman dan saat memasuki tikungan. Kami harus terus bekerja untuk memangkas jarak dengan para pembalap terdepan dan berusaha membalap dengan lebih mulus," imbuhnya.
Kalah telak dari Aprilia, membuat Ducati dan Marquez harus membangun ulang Ducati Desmosedici GP26 untuk mendapatkan setingan yang lebih ampuh.
Seperti apa performanya, baru diketahui pada sesi FP2 pada Sabtu (10/10) pagi. Jika masih bermasalah maka sulit untuk berharap Marquez akan mendapatkan kesempatan posisi frontrow pada sesi kualifikasi Q2 esok yang dilanjutkan balap pendek sprint race selama 13 laps.
Mari menunggu, apakah ada misteri susulan yang ia alami di Mandalika.
Oh iya, selain 5 pembalap terdepan tersebut, lima pembalap lainnya yang lolos langsung ke kualifikasi Q2 adalah Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati), Fabio Quartararo (Yamaha), Alex Marquez (Gresini Ducati), Franco Morbidelli (VR46 Ducati) dan Frsncesco Bagnaia (Ducati). Untuk Bagnaia, ini lali pertama lolos langsung ke Q2 sejak GP Belanda silam (r)