Mobilinanews (Lombok) - Pesta perayaan ulang tahun Fabio Di Giannantonio terasa sangat istimewa saat ia berhasil merebut posisi ketiga pada sesi Sprint Race MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung sangat meriah di Sirkuit Mandalika, Lombok.
Kemenangan podium ini menjadi momen yang sangat luar biasa bagi seluruh jajaran Pertamina Enduro VR46 Racing Team, mengingat mereka tampil impresif di hadapan para pendukung setia yang memadati tribun sirkuit tanah air.
Pembalap asal Roma tersebut sukses menandai hari kelahirannya dengan sebuah pencapaian yang sangat manis, sekaligus menjadi podium pertama yang berhasil ia amankan sepanjang karier balapannya di bumi Lombok, Indonesia.
Perjalanan Di Giannantonio pada hari Sabtu diawali dengan hasil yang sangat solid dalam sesi kualifikasi, di mana ia mampu mencatatkan waktu impresif 1 menit 29,048 detik untuk mengamankan posisi start barisan terdepan.

Ketika bendera start dikibarkan pada sesi Sprint Race, pembalap bernomor 49 ini langsung melesat dengan sangat tangkas dan secara spektakuler berhasil memimpin balapan saat para pembalap memasuki tikungan pertama sirkuit.
Namun persaingan sengit tidak terhindarkan ketika kontak fisik antar pembalap membuat Di Giannantonio harus melorot ke urutan keempat, namun ia tetap tenang dan terus menjaga ritme balapannya dengan sangat konsisten.
Berbekal kecepatan balap yang luar biasa, sang pembalap Italia terus melancarkan tekanan demi mempertahankan posisi tiga besar hingga akhirnya berhasil menyentuh garis finis di urutan ketiga pada sesi Sprint balapan Mandalika.
Tambahan poin berharga dari Sprint Race ini semakin mengokohkan posisi Fabio Di Giannantonio di urutan keenam pada tabel klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP tahun 2026 dengan total mengumpulkan 237 poin penuh.
"Saya sangat bahagia secara keseluruhan; ini adalah hari yang sangat luar biasa dengan barisan depan dan posisi ketiga di Sprint," ungkap Di Giannantonio saat ditemui tim Mobilinanews.com di Lombok, NTB, Sabtu (10/9/2026).
"Saat balapan, dengan semua adrenalin, saya ingin hasil lebih karena saya melihat lawan di depan. Kami memiliki potensi dan ritme yang sangat bagus; saya mampu mencatatkan putaran demi putaran yang cepat," tambahnya.

Di sisi lain garasi tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli harus melakoni sesi Sabtu yang jauh lebih rumit setelah ia menyelesaikan sesi kualifikasi di urutan kesebelas dengan catatan 1 menit 29,790 detik.
Memulai balapan dari baris keempat, pembalap berdarah Italia-Brasil ini sempat merosot hingga urutan ke-18 pada lap pembuka sebelum akhirnya berjuang bangkit dan menyentuh garis finis Sprint Race pada posisi ke-14.
"Hari ini, Sprint Race sangat berat, terutama pada putaran-putaran awal di mana saya kehilangan banyak posisi. Sayangnya, saya tidak bisa secepat yang saya inginkan saat menggunakan ban baru," ujar Morbidelli mengevaluasi.
Kini Morbidelli tertahan di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 57 poin, namun seluruh awak tim tetap optimistis menatap balapan utama di Sirkuit Mandalika yang akan berlangsung pada hari Minggu besok.