mobilinanews

F1 2024 : Buntut Skandal di Red Bull Racing, Max Verstappen Diisukan Ancam Pergi dan Mercedes Siap Menampung

Senin, 04/03/2024 19:01 WIB
F1 2024 : Buntut Skandal di Red Bull Racing, Max Verstappen Diisukan Ancam Pergi dan Mercedes Siap Menampung
Chriatian Horner dan Max Verstappen, terancam pisah buntut skandal internal. (Fop: redbullcontentpool)

mobilinanews (Inggris) - Skandal pelecehan Christian Horner kepada para pegawai Red Bull Racing berbuntut panjang. Pihak Max Verstappen mengancam pergi jika Horner tetap menjabat prinsipil tim. Bos Mercedes pun langsung bereaksi.

Media Belanda The Telegraph menyebut Jos Verstappen (ayah sekaligus manajer pribadi Max Verstappen) turut kesal dengan skandal yang menerpa Horner.

Lewat seorang teman dekatnya, Jos menyebut keutuhan RBR terancam pecah jika Horner tetap memimpin RBR.

"Jika ia bertahan sebagai pemimpin tim maka saya akan membawa Max keluar," ancam mantan pembalap F1 asal Belanda itu.

"Ia playing victim. Seolah jadi korban padahal ia yang membuat masalah," imbuh Jos.

Tak jelas mengapa Jos tidak menyukai Horner. Hanya saja selama ini, Jos maupun Max memang cenderung lebih dekat dengan Senior Advisor RBR Helmut Marko yang membawa Max ke ajang F1.

Ada dugaan Jos ikut dalam upaya perebutan kekuasaan di level atas Red Bull sejak kematian sang pendiri perusahaan, Dietrich Mateschitz.

Seperti diketahui, tahun lalu Horner dikabarkan sempat ingin menendang Marko dari posisinya karena dianggap sering menginterogasi masalah operasional tim.

Ancaman Jos mengeluarkan Verstappen dari RBR kemudian jadi headline sejumlah media Eropa, tak lain karena sebelumnya Jos ternyata sudah ketemuan dengan Team Principal Mercedes Toto Wolff.

Yang jadi topik pembicaraan diduga adalah kemungkinan Verstappen gabung dengan Mercedes pada 2025 untuk.menggantikan Lewis Hamilton. Hamilton sendiri sudah dipastikan hengkang ke Ferrari di akhir musim 2024.

"Semua bisa saja terjadi," komentar singkat Wolff kepada media saat ditanya potensi Verstappen menjadi driver timnya pada 2025.

Tadinya kasus Horner menjadi bahan penyelidikan perusahaan induk Red Bull GmbH dengan membentuk tim investigasi. Hasilnya Horner dianggap tak salah.

Namun Red Bull sama sekali tak membuka apa sesungguhnya yang terjadi dan bagaimana hasil penyelidikan tim independen.

Namun, selang sehari kemudian beredar teks percakapan pribadi Horner dengan seorang wanita, lengkap dengan foto. Pengirimnya tidak diketahui, tapi penerimanya adalah para tokoh F1, termasuk Wolff, dan sejumlah media.

Seperti sebelumnya, Verstappen mengaku tak terganggu dengan skandal yang menerpa bosnya. Yang ia lebih pedulikan adalah diri dan mobilnya agar selalu kompetitif.

Di GP Bahrain lalu Horner muncul bersama sang istri yang mantan anggota grup Spice Girl, untuk menunjukkan rumah tangganya tak terganggu oleh skandal yang disebut-sebut terkait juga dengan dugaan pelecehan seksual. (rn)

 

 

 

About Us | Our Team | Careers | Pedoman Siber | Disclaimer

© 2017 mobilinanews.com All Right Reserved
frodo