Suzuki Satria F150 Makin Kencang, Jefri Tosema Bawa Indonesia Dua Kali Kuasai Suzuki Asia Challenge

Senin, 05/12/2016 17:29 WIB |
Tim Suzuki Indonesia dua kali juara Suzuki Asia Challange
Tim Suzuki Indonesia dua kali juara Suzuki Asia Challange

motorinanews (Thailand) - Eks Pembalap MotoGP Suzuki, Yukio Kagayama mencatat Suzuki Satria F150 makin kencang. Ini yang membuat Jefri Tosema samai Andreas Gunawan sebagai pembalap Indonesia yang juarai Suzuki Asia Challenge (SAC). Jefri memastikan gelarnya di Buriram, Thailand, saat gelaran Seri VI Asia Road Racing Championship (ARRC) 2016.

Yukio mencatat, di Buriram, Satria F150 versi 2016 lebih kencang 3 detik dibanding catatan tahun lalu. Bahkan, secara rata-rata seluruh peserta SAC lebih cepat 4 detik untuk mengitai satu putaran Chang International Circuit.

“Ini bukti Satria F150 tahun ini, performanya lebih baik dari versi 2015. Itu diperlihatkan dari persaingan yang makin ketat,” ungkap mantan joki tim Suzuki di MotoGP itu.

Perubahan pada Satria F150 dirasakan Jefri Tosema. Mengggunakan motor bernomor 20, menuntaskan kerja keras tim demi target pertahankan gelar Juara Asia.

Berkat keseriusan Jefri Tosema merealisasikan target juara, kini Indonesia kembali menambah daftar prestasi Asia. Pada 2015, Indonesia Juara Utama SAC. Sejak itu pebalap Indonesia makin diperhitungkan di ajang balap 150cc di Asia.

 “Pastinya bangga Suzuki mengantar 1 pembalap juara asia, dan 2 rider lainnya peringkat 2 dan 4. Ini kerja tim. Yang cukup takjub dengan Rizal, dia mampu menjaga rekan satu timnya. Walau sifat mereka suka bercanda, tapi sangat disiplin saat balap mulai," jelas Robert Satrio, Marketing & Racing 2W PT. Suzuki Indomobil Sales

Namun perjuangan selanjutnya bagi pembalap Suzuki seperti Jefri Tosema masih jadi pertanyaan besar. Setelah berpredikat juara Asia, apakah Jefri naik kelas? Atau mungkin masih tetap bertahan di kejuaraan yang sama?

Soalnya, Andreas Gunawan yang juara SAC 2015, saat ini hanya bermain di tingkat Kejurda (Kejuaraan Daerah). Apalagi kejuaraan Suzuki di tanah air tidak ada. Lantas, langkah apa yang akan dilakukan Suzuki di Indonesia terhadap pembalapnya yang bertalenta, kita tunggu saja. (Zhein)