Universal Robot Bekerjasama dengan Nissan Motor Company untuk Tingkatkan Produktivitas

Jum'at, 07/04/2017 16:55 WIB |
Para punggawa Nissan Motor Co. Ltd sukses manfaatkan robot untuk produktifitas kerja. (foto : Nissan)
Para punggawa Nissan Motor Co. Ltd sukses manfaatkan robot untuk produktifitas kerja. (foto : Nissan)

mobilinanews (Jakarta) -  Universal Robots, perusahaan robot kolaboratif terkemuka, mengumumkan bahwa Nissan Motor Company telah sukses mengimplementasikan salah satu produk Universal Robots. Yaitu UR10 robot arms, pada pabriknya di Yokohama, bergabung bersama pabrik otomotif global lainnya yaitu BMW dan Volkswagen.

 Mereka telah menggunakan collaborative robots (cobots) dari Universal Robot untuk mengotomatisasikan proses manufaktur mereka.

Melalui implementasi cobots ini, Nissan kini mampu meningkatkan proses produksi, yang berdampak pada meningkatnya stabilitas dan hasil produksi, serta efisiensi biaya dan waktu yang lebih baik.

Hal ini juga membuat para tenaga kerja Nissan yang telah berusia lanjut dapat bekerja dengan lebih ringan, dan dapat dikerahkan untuk pekerjaan-pekerjaan yang memiliki resiko lebih rendah.

Shermine Gotfredsen, General Manager, South East Asia dan Oceania, mengatakan bahwa  pihaknya sangat senang bisa bekerja bersama dengan Nissan mewujudkan langkah mereka menuju otomatisasi.

“Industri otomotif dunia memegang peran utama dalam mendorong tingkat penggunaan collaborative robots (cobots) untuk menciptakan hasil produksi yang lebih baik, dan hal ini penting bagi pelaku industri agar dapat tetap kompetitif,” ujar Shermine Gotfredesen.

Universal Robots adalah perusahaan yang memimpin dalam tren ini; produk cobots kami secara efektif membantu pengotomatisasian proses, yang mampu menghasilkan standar keamanan yang lebih tinggi serta beban kerja yang lebih ringan bagi para pekerja.

Hal ini dapat diaplikasikan tidak hanya pada industry otomotif, namun juga pada pabrik manufaktur elektronik dan elektrik, farmasi dan kimia, serta pangan dan pertanian.”

Cobots merupakan sebuah cabang dari robot perindustrian tradisional. Cobots memiliki bobot yang ringan dan bisa dipasang atau dipindahkan ke berbagai tempat, serta cukup fleksibel untuk dimodifikasi bagi jenis pengaplikasian yang berbeda-beda.

Industri otomotif menggunakan cobots dalam berbagai jenis proses, meliputi: penanganan, perakitan, pengemasan, peletakan, pelabelan, pengecatan, kendali mutu, serta perawatan mesin.

Nilai pasar dari robot kolaboratif dalam industri otomotif mencapai US$23.56 juta pada tahun 2015 dan diproyeksikan mencapai US$469.82 juta pada tahun 2021, dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) mencapai 64.67% antara tahun 2015 dan 2021. (budsan)