mobilinanews.com (Jakarta) – Pembangunan tol Brebes Timur yang sedianya menjadi salah satu solusi pemecah kemacetan yang kerap terjadi di lintas Utara Jawa, terkendala oleh satu unit rumah yang masih enggan di bebaskan karena adanya ketidak sesuaian nominal ganti rugi yang dijanjikan pengembang.
Rumah yang berdiri di Desa Rancawuluh RT 01/06, Kecamatan Bulukumba, Brebes terletak tepat dilintas fly over tol Brebes Timur. Karena terhalang oleh rumah warisan milik Juli sang ahli waris, Polres Brebes akan melakukan rekayasa lalu-lintas yang mengarah ke fly over tersebut.
Diutarakan oleh Kasatlantas Polres Brebes Timur, AKP Rendy Andi SH, saat ini rumah sengketa tersebut masih dalam proses penyiapan dokumen untuk persiapan tindakan lanjutan perihal sengketa lahan tersebut.
“Saat ini pihak keluarga dan PTUN masih melakukan negosiasi guna mencapai kesepakatan. Perkembangan terakhir, masih sedang disiapkan dokumen terkait guna melanjutkan penyelesaian sengketa,” ujar AKP Rendy yang tidak menjelaskan detail dokumen yang di maksud.
Kepada mobilinanews, sekalipun belum ditemukan kesepakatan dalam waktu dekat, tol Brebes Timur tetap akan digunakan untuk mengurai kepadatan pemudik yang mengarah ke Pantura melewati keluar tol Pejagan.
“Kami akan arahkan kendaraan pemudik melingkar melewati bagian samping fly over, jadi pemudik tidxak perlu khawatir. Namun pemudik mesti waspada karena kondisi jalan darurat masih terdiri dari tanah dan kerikil,” papar Perwira yang ramah yang turut bersiaga di lintas tol Pejagan guna kelancaran arus mudik lebaran 2015.
Terima kasih infonya pak, selamat bertugas!
"Kasatlantas Polres Brebes AKP Rendy Andi, Meninjau Persiapan personilnya guna persiapan arus mudik lebaran"