mobilinanews (Jakarta) - Tampil keren saat mudik sah-sah saja. Tidak sedikit orang yang menambah kesan gagah mobilnya dengan mengganti velg.
Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika menempuh perjalanan jauh dengan velg ukuran lebih besar.
Faktanya pemakaian velg ukuran besar biasanya diikuti penggunaan ban dengan profil tipis. Hal ini sebenarnya justru membuat respon setir lebih akurat.
Meski demikian dilansir dari situs resmi NMAA, ada tiga hal yang wajib jadi panduan:
1. . Sebaiknya pakai rumus “plus one” atau “plus two”. Masing-masing mewakili kenaikan tambahan diameter velg yang mau dipakai. “Plus one” artinya kenaikan 1 inci lebih besar dan “plus two” 2 inci lebih besar dibanding bawaan mobil. Kenaikan velg juga wajib diikuti kenaikan ukuran ban yang sesuai. Untuk perjalanan jauh, kenaikan 2 inci merupakan nilai maksimal penggantian yang disarakan, jika tetap mau mempertahankan kenyamanan dan keselamatan berkendara dengan komponen kaki-kaki standar dan beban penuh.
2. Cek kondisi kaki-kaki seperti sokbreker, per, bearing roda, tierod, dan ball joint sebelum mengganti velg. Pastikan kondisi semua komponen tersebut prima, tidak ada kebocoran serta kerusakan. Sebab komponen yang rusak akan membuat struktur kaki-kaki mobil menjadi ringkih, apalagi akan memutar velg dan ban yang lebih besar diameternya untuk jarak jauh.
3. Lakukan balancing dan spooring setelah mengganti velg dan ban besar agar kemudi tetap lurus dan setir tak bergetar saat mobil dibawa berkendara. Pasangi pula spacer nok pada lingkaran tengah pelek untuk memastikannya menempel rigid pada as roda. (adr)