F1: Terbuang Dari Red Bull Racing, Sergio Perez Dikabarkan Bakal Balik ke Skuad Ferrari

Rabu, 01/01/2025 01:10 WIB | Rulin purba
Sergio Perez (Meksiko) tak jadi menganggur tahun depan. (Foto: ist)
Sergio Perez (Meksiko) tak jadi menganggur tahun depan. (Foto: ist)

mobilinanews (Meksiko) - Antonio Perez Garibay, ayahanda Sergio 'Checo' Perez, memastikan putranya segera balapan  lagi, di kancah balap dunia bersama tim elit dunia.

Untuk musim 2025, kata sang ayah, F1 sudah tertutup bagi Checo. Saat ini Checo sedang menikmati kebersamaan bersama keluarga. Tapi ia memastikan si anak akan segera kembali ke lintasan  balap dunia. Bukan di IndyCar atau Nascar sebagaimana selentingan yang sempat beredar.

"Ia akan teken kontrak dengan sebuah tim besar. Bukan sekelas Sauber atau Haas. Saya yakin 100%," tegas Garibay kepada media di negaranya, N-plus Foro.

Ia tak menyebut detil akan berada di mana Checo tahun depan.

Meski begitu, pernyataan Garibay itu diperkuat oleh media terkenal Spanyol, Marca. Korespondennya, Marco Canseco menyebut Perez sama sekali tak ingin berhenti dari dunia balap kelas atas. 

Dengan menyebut narasumbernya dari beberapa orang di lingkaran terdekat Checo, Canseco menyebut mantan pembalap Red Bull Racing itu tengah berproses menjadi pembalap WEC (World Endurance Championship) yang belakangan ini berkembang pesat dan diminati para mantan pembalap F1, termasuk Mick Schumacher yang baru saja memutuskan berhenti sebagai pembalap pendukung di tim elit Mercedes.

"Sepanjang yang kami ketahui, Perez tengah bernegoisasi intensif menjadi pembalap WEC. Bersama salah satu tim terbaik dalam katagori hypercar," imbuh Canseco. 

"Prosesnya tinggal finalisasi. Ia akan memperkuat Ferrari di WEC. Itu berarti ia kembali ke tim asalnya, karena Perez adalah anggota Ferrari Drivers Academy sebelum debut di F1 bersama Sauber."

Perez baru saja terbuang dari tim Red Bull Racing setelah 4 tahun berturut menjadi tandem Max Verstappen. Ia berpisah dengan Red Bull karena gagal total di musim 2024 yang membuat Red Bull gagal mempertahankan gelar juara dunia konstruktor.

Sebenarnya ia punya kontrak untuk 2025 dan opsi perpanjangan ke 2026. Karena diputus setahun sebelum kontrak kadaluarsa, Red Bull pun dikabarkan membayar penuh gaji Perez untuk 2025 plus kompensasi bonus yang kabarnya sebesar 16 juta USD.

Jika benar tahun depan Perez berkompetisi di WEC maka pintu kembali ke gelanggang F1  bisa terbuka kembali. Pasalnya, popularitas dan imej WEC terus membaik dan itu akan membaut namanya tetap di orbit balap dunia jika bermain kompetitif bersama Frrrari. Tim yang sudah dikabarkan berminat mendapuknya untuk 2026 adalah tim pendatang baru, Cadillac, yang menjadi tim pabrikan di bawah General Motors.

"Saya sangat yakin pintu ke F1 belum sepenuhnya tertutup buat Checo. Ia akan kembali," pungkas Garibay dengan nada optimistis karena popularitas Checo yang sangat tinggi di benua Amerika plus dukungan sponsor yang besar. 

Kuncinya itu tadi, performanya kudu 'meledak' di WEC. (rn)