Yamaha X-Ride Belum Ganti Model Sejak 2018, Apakah Force X Akan Jadi Penerusnya?

Jum'at, 28/03/2025 11:10 WIB | Ade Nugroho
Yamaha X-Ride Belum Ganti Model Sejak 2018, Apakah Force X Akan Jadi Penerusnya?
Yamaha X-Ride Belum Ganti Model Sejak 2018, Apakah Force X Akan Jadi Penerusnya?

Mobilinanews.com (Jakarta) - Yamaha X-Ride merupakan salah satu skutik adventure yang cukup unik di pasar otomotif Indonesia. Sejak kemunculan pertamanya, motor ini langsung mencuri perhatian dengan desain tangguh yang terinspirasi dari motor trail, lekukan tajam, serta setang terekspos tanpa cover yang semakin menegaskan aura agresifnya.

Namun, sejak generasi kedua dirilis pada tahun 2018, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) belum memberikan pembaruan signifikan terhadap model ini. Meski masih dipasarkan hingga saat ini, banyak pecinta otomotif bertanya-tanya: apakah Yamaha akan segera merilis generasi terbaru X-Ride, atau justru ada model lain yang akan menggantikannya?

Desain Yamaha X-Ride Generasi Kedua: Lebih Kalem, Tapi Masih Berkarakter

Yamaha X-Ride generasi kedua sebenarnya masih mempertahankan identitas adventure-nya, namun dengan desain yang sedikit lebih membulat dibandingkan generasi pertama. Hal ini menyebabkan beberapa orang merasa aura agresif khas X-Ride sedikit berkurang. Meski begitu, tetap ada beberapa elemen yang menjaga karakter petualang skutik ini, seperti setang terbuka tanpa cover dan lampu utama berukuran besar yang terbagi dalam dua cluster atas dan bawah.

Selain itu, Yamaha juga sudah membekali X-Ride dengan teknologi LED pada lampu utama, memberikan pencahayaan yang lebih terang serta modern dibandingkan versi sebelumnya. Sayangnya, setelah lebih dari enam tahun, Yamaha belum memberikan upgrade besar pada model ini. Padahal, tren skutik adventure di Indonesia semakin berkembang, dengan banyak pengendara yang mencari motor tangguh untuk perjalanan dalam berbagai kondisi medan.

Yamaha Force X: Skutik Adventure dengan Aura Lebih Modern

Jika berbicara soal skutik adventure, Yamaha sebenarnya memiliki model lain yang bisa saja menjadi penerus X-Ride, yaitu Yamaha Force X. Motor ini telah diperkenalkan di China dan mengusung desain yang lebih modern dibandingkan X-Ride.

Berbeda dengan X-Ride generasi kedua yang masih memiliki bentuk sedikit membulat, Yamaha Force X tampil dengan bodi yang lebih besar namun tetap mempertahankan unsur petualangan. Setang terbuka tetap menjadi ciri khasnya, meskipun kini terdapat panel instrumen digital yang cukup besar yang sedikit menutupi area setang. Panel instrumen ini sudah mengusung teknologi full digital dengan negative display, memberikan tampilan lebih futuristik dan lebih informatif bagi pengendara.

Menariknya, motor ini juga telah dilengkapi dengan hand guard, fitur yang semakin memperkuat kesan adventure sekaligus melindungi tangan pengendara saat berkendara di medan kasar. Pada bagian depan, lampu sein diletakkan cukup tinggi di bawah area instrumen, sehingga terlihat jelas dari berbagai sudut.

Bagian headlamp berada di area dada motor dengan bentuk yang tegas dan maskulin. Ukurannya cukup besar untuk memberikan pencahayaan optimal saat berkendara di malam hari. Sayangnya, sumber pencahayaan pada motor ini masih belum menggunakan LED seperti X-Ride generasi kedua.

Fitur dan Kaki-Kaki yang Mendukung Petualangan

Selain desainnya yang khas, Yamaha Force X juga menawarkan beberapa fitur dan spesifikasi menarik yang membuatnya semakin siap diajak berpetualang. Salah satunya adalah behel belakang berbentuk pipa besi yang bisa digunakan sebagai tatakan untuk box tambahan guna menambah kapasitas penyimpanan barang. Fitur ini sangat membantu bagi pengendara yang suka melakukan perjalanan jauh atau touring.

Di bagian kaki-kaki, Force X menggunakan pelek 10 inci baik di depan maupun belakang. Ukuran ban yang digunakan adalah 110/90, membuat tampilannya lebih padat dan kokoh. Ban yang digunakan juga memiliki pola tapak kasar khas motor adventure, sehingga lebih siap menghadapi jalanan berbatu atau tanah.

Spesifikasi Mesin dan Performa

Dari sisi dapur pacu, Yamaha Force X mengusung mesin SOHC 2-klep 125 cc berpendingin udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,1 dk pada 6.500 rpm dan torsi 9,7 Nm pada 5.000 rpm. Meski performanya tidak terlalu tinggi dibandingkan skutik 150 cc, angka ini masih cukup untuk kebutuhan harian serta medan ringan hingga menengah.

Harga dan Kemungkinan Hadir di Indonesia

Di pasar China, Yamaha Force X dijual dengan harga 8.980 Yuan hingga 9.480 Yuan, yang jika dikonversi ke Rupiah dengan kurs per 20 Maret 2025 (1 Yuan = Rp 2.277), maka harganya berada di kisaran Rp 20,4 juta hingga Rp 21,5 jutaan. Angka ini cukup kompetitif jika dibandingkan dengan skutik adventure lain yang ada di Indonesia.

Namun, apakah Yamaha Force X akan masuk ke Indonesia? Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari Yamaha Indonesia mengenai rencana membawa Force X ke tanah air. Jika memang motor ini masuk ke pasar Indonesia, bisa jadi model ini akan menjadi penerus X-Ride yang sudah cukup lama tidak mendapatkan pembaruan.

Kesimpulan: Apakah Force X Layak Jadi Penerus Yamaha X-Ride?

Dengan desain yang lebih modern, fitur yang lebih lengkap, serta harga yang masih kompetitif, Yamaha Force X berpotensi menjadi penerus Yamaha X-Ride di segmen skutik adventure. Meski ada beberapa perbedaan desain, terutama pada bodi yang lebih membulat dan headlamp yang tidak lagi berukuran besar di setang, motor ini masih membawa DNA adventure yang kuat.

Jika Yamaha memutuskan untuk menghadirkan Force X di Indonesia dengan beberapa penyesuaian, bisa jadi motor ini akan menarik perhatian para penggemar skutik petualang yang menginginkan motor tangguh dengan tampilan modern. Namun, jika Yamaha tetap mempertahankan X-Ride dengan generasi terbaru yang lebih agresif, persaingan di segmen ini akan semakin menarik untuk diikuti.

Bagaimana menurutmu? Apakah Yamaha Force X layak menjadi penerus X-Ride di Indonesia, ataukah Yamaha sebaiknya tetap mempertahankan X-Ride dengan generasi terbaru? Kita tunggu saja langkah selanjutnya dari Yamaha!