Rekomendasi Tingkat Kegelapan Kaca Film V-KOOL untuk Wilayah Tropis, Yuk Simak!

Jum'at, 11/07/2025 16:30 WIB | Wilfrid Kolo
Tingkat kegelapan pada kaca film V-KOOL yang memberikan kenyamanan pemobil
Tingkat kegelapan pada kaca film V-KOOL yang memberikan kenyamanan pemobil

mobilinanews (Jakarta) – Penggunaan kaca film memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan kondisi sebuah wilayah. Di Indonesia yang beriklim tropis membutuhkan kaca film karena cuaca yang cukup ekstrem.

Di sini, matahari bersinar terik hampir sepanjang tahun, suhu udara tinggi, dan tingkat kelembaban yang cukup besar. Kondisi ini membuat kaca film pada kendaraan menjadi penting untuk melindungi pemobil dari sengatan matahari

Salah satu pertimbangan utama dalam memilih kaca film adalah tingkat penerusan cahaya (Visible Light Transmission/VLT) yang akan menentukan kegelapan kaca film, yang sesuai dengan iklim tropis.

Dalam hal ini, kaca film V-KOOL menawarkan beragam pilihan yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional. Mengapa demikian, karena hal ini berkaitan dengan kenyamanan pengguna mobil.

Tingkat Kegelapan Kaca Film Penting

Tingkat kegelapan kaca film berpengaruh langsung pada kenyamanan dan keamanan berkendara. Semakin gelap kaca film, semakin sedikit cahaya yang masuk.

Namun, kegelapan tidak selalu identik dengan perlindungan panas, karena beberapa kaca film murah hanya mengandalkan sekedar gelap tanpa teknologi tolak panas yang memadai.

Untuk wilayah tropis, pemobil membutuhkan kaca film yang bisa menolak panas dan radiasi UV secara efektif namun juga memberikan visibilitas baik siang dan malam.

Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari, Linda Widjaja menjelaskan, Indonesia yang beriklim tropis dengan cuaca yang cenderung panas, membutuhkan film yang bisa menolak inframerah.

"Cuaca semakin panas, kita sebagai pengendara mobil memerlukan kaca film yang bagus berkualitas yang bisa menolak inframerah, bukan hanya menggelapkan kaca saja," ujar Linda.

Linda menyebut, pengaplikasian kaca film tidak boleh asal gelap saja. Asal tidak terlihat dari luar, bukan berarti kabin dalamnya sudah sejuk. Gelap bukan berarti tidak kepanasan.

"Jadi kaca film bukan hanya sekadar gelap saja lalu sudah cukup. Itu sudah tidak bisa menjawab perubahan iklim seperti ini," tambah Linda.

V-KOOL hadir dengan teknologi multi-layer sputtered metal yang mampu menolak hingga 98% sinar infra merah dan 99% sinar UV, bahkan pada varian dengan tingkat kegelapan rendah.

Aplikasi di atas sangat ideal untuk iklim tropis, karena Anda tidak perlu menggelapkan kaca secara ekstrem hanya untuk mendapatkan perlindungan panas.

"Saya merekomendasikan untuk amannya kaca depan transparan, yang mana adalah visible light transmittance sebesar70 persen yang masuk ke dalam. Yang clear saja," kata Linda.

Selanjutnya, pada area samping, disesuaikan dengan keinginan konsumen atau pemilik mobil. Itupun dengan catatan bahwa kaca film tidak asal gelap dan memiliki kemampuan menolak panas yang baik.

"Kalau untuk kaca samping dan belakang terserah konsumen, kegelapannya yang masuk cahayanya hanya 20 persen, 60 persen juga ada. Rekomendasi kami disesuaikan dengan pengemudi mobil, kalau ada masalah pada matanya misalnya silinder atau mata minus, kami sarankan yang aman saja," tutup Linda.

Memilih tingkat kegelapan kaca film yang tepat di wilayah tropis sangat penting demi kenyamanan, keamanan, dan efisiensi energi kendaraan.

V-KOOL menawarkan solusi optimal dengan kombinasi perlindungan panas tinggi dan visibilitas luar biasa, bahkan pada film yang tampak bening.

Jadi, bukan sekadar gelap, tapi efektif dan cerdas. Untuk perlindungan maksimal tanpa kompromi, V-KOOL adalah pilihan paling rasional bagi pengemudi di wilayah tropis.