Punya Diferensiasi, VinFast Santai Hadapi Tekanan Perang Harga Mobil Listrik

Kamis, 14/08/2025 17:15 WIB | Wilfrid Kolo
Tampilan mobil listrik VinFast VF6 yang menjadi salah satu amunisi VinFast di pasar Indonesia
Tampilan mobil listrik VinFast VF6 yang menjadi salah satu amunisi VinFast di pasar Indonesia

mobilinanews (Jakarta) – Perang harga mobil antar brand dengan tensi tinggi yang dimotori pabrikan Tiongkok, cukup menjadi perhatian publik. Masyarakat tentu diuntungkan. Namun kebijakan itu, tentu mengganggu stabilitas harga pasar kendaraan.

Ketika banyak produsen mobil listrik dunia memilih menurunkan harga jual untuk menarik pasar, VinFast justru mengadopsi strategi komprehensif yang berfokus pada manfaat jangka panjang bagi konsumen.

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto menanggapi perang harga mobil itu dengan santai. Baginya itu bukan hal yang perlu dikomentari, karena VinFast punya strategi sendiri.

“Kita berkomitmen pada kenyamanan pelanggan. Untuk itu, fokusnya ada pada ketersediaan semua kebutuhan dan layanan ke konsumen. Kita siapkan semua ekosistem kendaraan listrik yang akan menghilangkan kekhawatiran konsumen,” katanya beberapa waktu lalu, di GIIAS 2025.

Dengan itu, Pabrikan mobil asal Vietnam ini, tak turut dalam urusan ‘perang’ harga. Ia lebih fokus pada pengisian daya gratis, jaminan nilai jual kembali, garansi kendaraan 10 tahun, hingga skema berlangganan baterai.

Semua upaya ini bertujuan untuk meningkatkan manfaat yang bisa didapatkan oleh pelanggan, tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi juga sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan listrik mereka.  

Alih-alih sekadar memangkas harga jual awal, yang terkadang justru menimbulkan keraguan terhadap kualitas kendaraan, VinFast mengimplementasikan model berlangganan baterai. 

Inti dari kebijakan ini adalah memisahkan komponen paling mahal pada kendaraan listrik, yaitu baterai, dari harga pembelian, sehingga harga awal menjadi jauh lebih terjangkau.

Dengan program berlangganan baterai yang kompetitif, konsumen dapat memiliki kendaraan VinFast dengan pembayaran awal yang rendah, ditambah biaya langganan bulanan yang terjangkau.

Pendekatan ini, dipadukan dengan kebijakan penjualan dan purna jual yang menarik, menegaskan filosofi VinFast yang berorientasi pada pelanggan, serta secara efektif menghilangkan kekhawatiran terkait biaya depresiasi selama masa transisi menuju kendaraan listrik. 

Kenyamanan Jangka Panjang 

Kebijakan berlangganan baterai VinFast telah terbukti sukses di negara asalnya, Vietnam, di mana kebijakan ini secara efektif menghilangkan hambatan finansial maupun psikologis yang sering menjadi penghalang bagi konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik. 

Baterai menyumbang porsi yang signifikan pada total biaya kendaraan listrik. Dengan memisahkan harga baterai dari harga pembelian, VinFast secara signifikan menurunkan biaya kepemilikan awal.

Dengan itu, mereka juga memberikan manfaat arus kas dan investasi yang langsung dirasakan oleh pembeli. Bagi konsumen yang membeli kendaraan secara kredit, harga awal yang lebih rendah juga berarti beban cicilan pokok dan bunga yang lebih ringan. 

Melalui kebijakan baru yang berlaku mulai 1 Agustus 2025. VinFast menawarkan dua pilihan pembelian yang fleksibel: membeli kendaraan yang sudah termasuk baterai.

Manfaat finansial dari skema berlangganan ini terasa signifikan di seluruh lini model: 

 - VF 3 (Mini SUV): Harga OTR Rp156 juta dengan skema berlangganan baterai, hemat Rp74,13 juta dibandingkan harga penuh. Biaya langganan bulanan hanya Rp253 ribu. 

- VF 5 Eco (segmen A): Harga OTR dengan skema berlangganan baterai adalah Rp232 juta, memberikan penghematan hingga Rp91,17 juta. Biaya langganan bulanan sebesar Rp468 ribu. 

- VF e34 (segmen C): Model ini tersedia dengan harga Rp299 juta melalui skema berlangganan baterai, memberikan penghematan sebesar Rp112,86 juta, penghematan tertinggi dalam lini produk. Biaya langganan bulanan sebesar Rp593 ribu. 

- VF 6 (Eco & Plus): Kedua versi memiliki biaya langganan bulanan yang sama, yaitu Rp650 ribu. Sementara harga OTR-nya adalah Rp335 juta (Eco) dan Rp394 juta (Plus), dengan penghematan masing-masing sebesar Rp49,995 juta dan Rp45,6 juta. 

- VF 7 (Eco & Plus AWD): Harga OTR untuk skema berlangganan baterai adalah Rp449 juta (Eco) dan Rp539 juta (Plus AWD), dengan penghematan sebesar Rp50 juta dan Rp60 juta. Biaya langganan bulanan adalah Rp905 ribu (Eco) dan Rp1,031 juta (Plus AWD).