Toyota bZ3X Punya Saudara Kembar Baru GAC Aion i60 Siap Hadir dengan Versi Hybrid dan Listrik Murni

Selasa, 21/10/2025 13:15 WIB | Ade Nugroho
Toyota bZ3X Punya Saudara Kembar Baru GAC Aion i60 Siap Hadir dengan Versi Hybrid dan Listrik Murni
Toyota bZ3X Punya Saudara Kembar Baru GAC Aion i60 Siap Hadir dengan Versi Hybrid dan Listrik Murni

Mobilinanews (Jakarta) - Setelah sukses dengan Aion V, pabrikan GAC kembali memperluas lini kendaraan elektrifikasinya lewat model baru bernama Aion i60, yang digadang-gadang akan menjadi kembaran Toyota bZ3X. Menariknya, mobil ini tak hanya hadir dalam versi listrik murni (BEV), tapi juga akan tersedia dalam versi Plug-in Hybrid (PHEV) — menawarkan fleksibilitas lebih bagi konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik penuh.

Hasil Kolaborasi Toyota dan GAC, Penjualan bZ3X Terus Naik

Sebagai informasi, Toyota bZ3X merupakan SUV listrik kompak hasil kolaborasi antara Toyota dan GAC, dan mulai dipasarkan di Tiongkok sejak Maret 2025. Berdasarkan data dari China EV DataTracker, hingga Agustus 2025 total penjualannya telah menembus 33.748 unit — angka yang cukup impresif untuk segmen SUV listrik baru.

Kesuksesan ini tampaknya menjadi alasan kuat bagi GAC untuk menghadirkan model lain dengan platform dan karakter serupa, namun dengan diferensiasi di sektor mesin dan desain.

Aion i60: Satu Platform, Dua Kepribadian

GAC Aion i60 dibangun di atas platform modular AEP, yang juga digunakan oleh bZ3X dan Aion V. Platform ini dikenal fleksibel karena bisa menampung konfigurasi bensin-hybrid maupun full electric, sehingga cocok untuk strategi GAC menghadirkan dua varian sekaligus: BEV dan PHEV.

Dari tampilan luarnya, kemiripan Aion i60 dengan Toyota bZ3X terlihat jelas — mulai dari garis kaca, bentuk pintu, fender, hingga proporsi bodi.
Namun, Aion i60 tetap punya identitas visual sendiri, terutama pada desain lampu depan, bumper, dan lampu belakang yang memberi kesan lebih modern dan agresif.

Dimensi Lebih Besar dan Kabin Lebih Lapang

Secara ukuran, Aion i60 sedikit lebih besar dibanding bZ3X:

  • Panjang: 4.685 mm

  • Lebar: 1.854 mm

  • Tinggi: 1.660 mm

  • Jarak sumbu roda: 2.775 mm

Mobil ini hadir dengan pilihan velg 18 atau 19 inci, serta konfigurasi lima tempat duduk yang dirancang untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Bobot kosongnya mencapai 1.910 kg, sementara bobot kotor menyentuh 2.350 kg, menandakan konstruksi solid khas SUV elektrik modern.

Performa: Bertenaga 221 HP, Jarak Tempuh Listrik hingga 160 Km

Untuk varian listrik murni (BEV), Aion i60 dibekali motor tunggal bertenaga 221 hp, dengan kecepatan maksimum 160 km/jam.
Sedangkan untuk versi PHEV, data dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) menunjukkan bahwa model ini menggabungkan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated bertenaga 101 hp dengan motor listrik 221 hp.

Kombinasi tersebut ditenagai oleh baterai LFP berkapasitas 29,165 kWh, yang mampu menempuh jarak listrik hingga 160 km berdasarkan standar CLTC — cukup ideal untuk penggunaan harian di perkotaan.

Alternatif Menarik dengan Harga Lebih Terjangkau

Dengan konfigurasi hybrid dan listrik murni, Aion i60 berpotensi menjadi alternatif yang lebih terjangkau bagi mereka yang menginginkan rasa berkendara seperti Toyota bZ3X, namun dengan fleksibilitas pengisian bahan bakar konvensional.

Selain itu, kehadiran model ini juga memperkuat posisi GAC di pasar mobil elektrifikasi, sekaligus memperluas pilihan bagi konsumen yang menginginkan SUV modern, efisien, dan ramah lingkungan.