Ducati Scrambler, Monster, hingga Streetfighter Mana yang Paling Worth It untuk Pecinta Moge Premium?

Minggu, 09/11/2025 12:35 WIB | Ade Nugroho
Ducati Scrambler, Monster, hingga Streetfighter Mana yang Paling Worth It untuk Pecinta Moge Premium?
Ducati Scrambler, Monster, hingga Streetfighter Mana yang Paling Worth It untuk Pecinta Moge Premium?

Mobilinanews (Jakarta) - Bagi penggemar motor besar, nama Ducati tentu punya daya tarik tersendiri.

Brand asal Italia ini dikenal bukan hanya karena desainnya yang eksotis, tetapi juga karena karakter performa tinggi dan sensasi berkendara yang menggugah adrenalin.

Di Indonesia, per Oktober 2025, Ducati menawarkan beberapa model unggulan dengan harga yang bervariasi — mulai dari seri Scrambler yang ramah bagi pemula, hingga Streetfighter yang brutal di jalan raya maupun lintasan.

Lalu, mana yang paling layak dimiliki? Mari kita bahas satu per satu.

Ducati Scrambler: Gaya Klasik, Rasa Modern

Bagi yang baru ingin mencicipi dunia moge Ducati, seri Scrambler bisa dibilang pilihan paling masuk akal. Model Scrambler Dark menjadi varian paling terjangkau dengan banderol sekitar Rp 402 juta.

Meski berstatus entry-level, Scrambler tetap menghadirkan DNA Ducati yang kuat — mulai dari suara knalpot yang khas, rangka trellis yang ikonik, hingga gaya retro-modern yang menawan.

Motor ini dikenal dengan handling yang ringan dan posisi duduk yang santai, cocok untuk pengendara yang ingin menikmati moge tanpa rasa intimidasi. Suspensi empuk, tenaga cukup responsif, dan desain yang timeless menjadikannya pilihan rasional sekaligus emosional bagi penggemar motor bergaya klasik.

Scrambler bukan soal kecepatan ekstrem, tapi tentang gaya hidup dan pengalaman berkendara.

Ducati Monster: Ikon Naked Sport yang Tetap Menggoda

Naik ke level berikutnya, ada Ducati Monster, salah satu motor paling legendaris dari pabrikan Bologna. Mengusung mesin 937 cc V2 90 derajat, Monster dibanderol mulai Rp 496 jutaan di Indonesia.

Monster menawarkan perpaduan sempurna antara tenaga, kelincahan, dan gaya agresif. Mesin V-Twin-nya menghasilkan tenaga sekitar 111 hp, dengan torsi melimpah di putaran menengah — ideal untuk penggunaan harian maupun touring ringan.

Desainnya minimalis namun tetap garang, dengan bodi ramping dan rangka aluminium ringan. Suspensi depan USD dan sistem pengereman Brembo menjamin kendali dan keamanan di level premium.

Bagi banyak pengendara, Monster adalah titik tengah yang ideal: lebih bertenaga dari Scrambler, tapi lebih bersahabat daripada Streetfighter.

Ducati Streetfighter: Agresif, Brutal, dan Penuh Adrenalin

Bagi pencinta performa ekstrem, Ducati Streetfighter adalah jawaban dari segala hasrat kecepatan. Ducati menawarkan dua varian: Streetfighter V2 yang dijual sekitar Rp 720 jutaan, serta versi V4 dan V4S yang masing-masing dibanderol Rp 917 juta dan Rp 957 juta.

Streetfighter adalah versi naked dari Panigale, superbike andalan Ducati. Mesin Desmosedici Stradale V4 1.103 cc menghasilkan tenaga hingga 208 hp — angka yang sulit ditandingi di kelasnya.

Desainnya benar-benar futuristik: garis bodi tajam, lampu depan menyipit, dan aerodinamika agresif. Suspensi Öhlins (untuk versi S), elektronik canggih, hingga mode berkendara lengkap menjadikannya salah satu motor telanjang paling brutal di dunia.

Namun, Streetfighter bukan untuk semua orang. Ia membutuhkan skill dan keberanian untuk benar-benar dinikmati.