Generasi Baru Ducati Monster Mulai Diproduksi, Adopsi Rangka Monokok?

Kamis, 04/12/2025 15:30 WIB | bagas
Ducati Monster 2026 (Foto: Ducati)
Ducati Monster 2026 (Foto: Ducati)

Mobilinanews (Italia) - Pabrik Borgo Panigale, Italia milik Ducati, merek sepeda motor legendaris kembali bergemuruh menyambut dimulainya produksi massal generasi kelima dari sang ikon sejati, Ducati Monster.

Sejak pertama kali lahir pada tahun 1992 dengan filosofi "Segala yang kamu butuhkan ada pada motor ini, apa adanya," Monster telah menjadi pusat dari sebuah keluarga global, para Monsteristi, yang merayakan semangat `naked bike` selama lebih dari tiga dekade.

Kini, Monster terbaru hadir dengan perombakan total, memadukan bobot super ringan dengan teknologi mutakhir dan gaya estetika yang tak salah lagi. Desainnya menafsirkan kembali model Monster pertama dengan sentuhan modern yang ramping dan sporty.

Namun, model Ducati Monster terbaru ini tetap mempertahankan elemen khas yang telah melegenda seperti lampu depan yang gagah dibingkai oleh `bahu` tangki bergaya punggung bison, jok tunggal yang tegas, serta bagian buritan yang pendek dan ringan.

Jantung mekanis Monster terbaru adalah mesin V2 unik yang tidak hanya lebih ramping dan sporty, tetapi juga menawarkan biaya operasional yang luar biasa rendah. Berkat sistem IVT yang canggih, mesin ini menjanjikan kelancaran sempurna pada putaran rendah.

Mesin V2 yang tersemat pada Ducati Monster terbaru ini juga diklaim memiliki responsivitas mantap di putaran menengah, dan tenaga maksimal yang eksplosif di putaran tinggi. Hebatnya, 80% torsi maksimum siap disalurkan mulai dari 4.000 hingga 10.000 rpm.

Terobosan sesungguhnya ada pada efisiensi jangka panjang, interval pemeriksaan celah katup kini mencapai 45.000 km, sebuah tolok ukur mutlak di kategorinya yang secara drastis menekan biaya perawatan.

Yang lebih menarik lagi, untuk meningkatkan kegesitan dan kemudahan pengendalian bagi para rider, Ducati Monster anyar ini mengadopsi rangka monokok, dengan mesin V2 berfungsi sebagai elemen struktural utama.

Tata letak teknis ini, yang dipadukan dengan lengan ayun ganda terinspirasi Panigale V4 dan subframe belakang berbahan teknopolimer-trellis, berhasil mengurangi bobot kering motor hingga 4 kg, menjadi 175 kg, yang teringan di antara model empat katup Ducati.

Tak ketinggalan, suspensi Showa yang disetel secara presisi turut menjamin naked bike legendaris ini memiliki jiwa ganda yakni nyaman untuk penggunaan harian, namun ganas dan stabil saat diajak melibas jalan berkelok.

Kenyamanan berkendara juga ditingkatkan berkat ergonomi yang lebih baik, termasuk jok yang lebih rendah sekitar 815 mm, dan dapat turun menjadi 775 mm dengan aksesoris, serta stang yang lebih tinggi dan maju.

Kecanggihan Ducati Monster 2026 semakin dipertegas dengan paket elektronik kelas atas. Empat drive mode (Sport, Road, Urban, Wet) disandingkan dengan Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), Engine Brake Control (EBC), dan sistem ABS. 

Semua fungsi elektronik tersebut pun dikelola secara intuitif melalui layar TFT 5 inci yang siap terintegrasi dengan Ducati Multimedia System dan navigasi Turn-by-turn, menjadikan tampilannya semakin modern mengikuti perkembangan zaman.

Bagi yang ingin tampil beda, Ducati Performance menawarkan berbagai aksesoris mulai dari detail serat karbon, komponen aluminium mesin, hingga knalpot homologasi titanium-karbon yang tidak hanya mengurangi bobot (-0,2 kg) tetapi juga memperkuat karakter Monster.

Motor legendaris ini akan mulai tersedia di dealer pada Februari 2026 (bertahap di setiap negara) dalam dua corak dan warna ikonik: Ducati Red dan Iceberg White, tersedia dalam versi standar dan Monster+ yang dilengkapi windshield dan penutup jok penumpang.