mobilinanews (Inggris) - Laga resmi F1 tahun ini belum dimulai. Tapi, di meja FIA sudah mulai saling serang antar tim. Ferrari, misalnya, berkoalisi dengan Audi dan Honda untuk tujuan politis: melemahkan persiapan tim Mercedes dan Red Bull Racing.
Perubahan regulasi tahun ini tentu saja memunculkan pikiran-pikiran kreatif terbaik di masing-masing tim. Para insinyur dituntut inovatif untuk memaksimalkan performa mobil semaksimal mungkin. Termasuk memanfaatkan celah dalam regulasi yang bisa diakali mendapatkan keuntungan.
Itulah yang terjadi saat ini. Ferrari telah melobi FIA terkait celah yang telah dimanfaatkan Mercedes dan Red Bull.
Menurut laporan jurnalis senior Italia, Leo Turrini di media Sky Italia, Ferrari telah menjalin 'aliansi politik' dengan Audi dan Honda untuk ajukan protes.
Dipimpin Enrico Gualtieri dari Ferrari, muncul dugaan 'trik' yang telah digunakan Mercedes dan Red Bull dalam pengembangan mesin masing-masing untuk musim 2026.
Dasar argumen Ferrari mengacu pada dugaan eksploitasi celah terkait rasio kompresi geometris pada unit daya baru.
Peraturan menetapkan batas 16:1 yang diukur pada suhu lingkungan. Namun, katanya, begitu mesin Mercedes dan Red Bull dinyalakan dan suhu di dalam unit daya mulai naik, mesin berpotensi mencapai rasio 18:1. Ini bawa dampak signifikan karena bisa meningkatkan tenaga mesin dan kecepatan sekitar 0,3 sampai 0,4 detik per lap. Peningkatan luar biasa untuk mobil F1.
Argumen balasan dari Mercedes dan Red Bull adalah bahwa peraturan teknis tidak menentukan rasio kompresi yang diizinkan setelah ekspansi termal. Peraturan tersebut hanya menguraikan bahwa rasio tersebut harus dipenuhi dalam kondisi statis pada suhu lingkungan.
Jqdi tidak mengherankan jika ketiga pabrikan mesin yang secara eksplisit mengikuti pedoman tersebut sangat antusias mempermasalahkannya.
FIA sudah mengonfirmasi pengaduan itu namun belum bisa segera memberi jawaban. Rencananya regulator balap mobil sedunia itu akan menggelar rapat teknis dengan semua tim pekan depan, seusai tes pemanasan di Sirkuit Barcelona, Spanyol. (r)