mobilinanews (Jakarta) – Haka Auto secara agresif terus mengembangkan cabang dilernya, di tengah masifnya perkembangan penjualan mobil BYD di pasar otomotif Indonesia.
Untuk itu, Haka Auto, sebagai salah satu otoritas diler BYD di Indonesia berencana akan menambah sekitar tiga puluh hingga empat puluh diler sampai akhir tahun 2026 mendatang.
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin mengatakan bahwa pertumbuhan penjualan BYD yang sangat tinggi membuat mereka sebagai partner BYD, perlu mengiringi pertumbuhan itu dengan pembangunan cabang diler untuk memaksimalkan akses layanan kepada masyarakat luas.
“Jadi kami dari Haka Auto tahun ini, memang masih akan menambah cabang cukup agresif, karena seiring dengan pertumbuhan BYD yang luar biasa. Growtnya kan di tahun awal hanya 15 ribu, terus naik 50 ribu. Nah perkembangan ini tentu harus dibarengi dengan jumlah netwotk yang juga banyak dan tersebar, sehingga semua masyarakat punya kesempatan untuk mengenal produknya,” kata Hariyadi dalam acara buka puasa bersama media di Kuningan Jakarta Selatan, Senin (2/3).
Bagi Haka Auto yang memiliki pengalaman luas dalam membangun jaringan diler, permintaan pengembangan diler yang masif ini sangat menantang dan mereka berkomitmen untuk memaksimalkan pengembangan itu hingga akhir tahun 2026.
“Jadi kita dichallenge oleh BYD untuk mengembangkan network dan kami dari Haka Auto berencana sampai akhir tahun ini berencana buka 50 sampai 60 cabang. Nah, Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa,” tuturnya.
Dalam pengembangan jaringan diler itu, kurang lebih ada 30 diler yang sudah siap, tinggal menunggu sentuhan finis untu segera beroperasi di Juni 2026 mendatang.
“Yang sudah jalan, benar-benar sudah dibangun, dan telah melalui proses-proses itu, bisa jadi 30 di bulan Juni. Tinggal finishing. Jadi sudah ready 30 cabang, tinggal finishing di beberapa tempat yang belum final, Jadi sampai di Desember, angka itu bisa double,” paparnya.
Asal tahu saja, hingga akhir tahun 2025 lalu, diler Haka Auto yang menangani penjualan dan layanan aftersales BYD telah mencapai 20 cabang diler, dan akan terus bertambah ke berbagai wilayah sesuai dengan perkembangan yang akan mengiringinya.
“Sekarang sudah ada 20 yang sudah beroperasi. Jadi di kuartal dua mungkin tambah 10 jadi 30 diler. Dan enam bulan kemudian, sampai akhir tahun nambah 20 atau 30 lagi,” tukasnya.
Berikut diler-diler BYD Haka Auto yang telah beropearsi dan menjadi ujung tombak dalam penjualan dan layanan aftersales BYD dan Denza: