mobilinanews (Jepang) - Dua kemenangan awal di GP Australia dan China belum membuat tim Mercedes merasa kenyang. Terus lapar dan akan terus menyerang untuk perkokoh status di kejuaraan dunia.
Agresivitas Mercedes dicerminkan oleh livery khusus W17 di Sirkuit Suzuka dalam seri GP Jepang akhir pekan ini. Setelah tim Racing Bulls dan Haas, Mercedes juga mengambil inspirasi petarung dari kehidupan binatang.
Kalau Haas gunakan simbol Godzila, pabrikan Jerman ini memakai Srigala (wolf) sebagai pemantik semangat perjuangan. Tentu saja ini tak berkaitan dengan nama belakang prinsipil tim Mercedes Toto Wolff.
Khusus untuk seri Jepang pekan ini, W17 besutan George Russell dan Andrea Kimi Antonelli menggunakan sayap depan dengan karya seni avant-garde yang unik dan terkesan garang. Kepala srigala dengan sorot mata menyala menjadi sorotan menarik dan Mercedes menggunakan profil ini dengan tagline 'melepas binatang buas'.
Mitologi Jepang konon menggambarkan srigala sebagai hewan yang buas dan agresif tetapi terkontrol.
Prinsip itulah yang ingin dibawa Mercedes. Terus agresif menyusun dan mengeksekusi serangan, tetapi tetap terkendali. Terkendali dalam persiapan teknis dan yang tak kalah penting adalah kontrol atas rivalitas Russell dan Antonelli.
Maklum, kedua driver itu sedang memimpin klasemen kejuaraan F1 2026 lewat masing-masing satu kemenangan di GP Australia dan China.
Penting bagi Mercedes untuk mengontrol ego masing-masing karena keduanya dikenal sebagai pembalap super agresif yang tak segan menerobos celah kecil yang tersedia untuk menyalip. Sekali saja mereka crash di.lintasan, dampaknya akan terasa hingga akhir musim.
Saat ini Russell memimpin klasemen sementara dengan total poin 51. Dikuntit Antonelli dengan defisit 4 poin saja. Selisih kecil inilah yang akan mereka pertaruhkan di Suzuka. Tak apa karena begitulah balapan, namun maunya Mercedes hal itu harus berlangsung dengan situasi terkontrol seperti gaya srigala.
Pada klasemwn konstruktor, Mercedes juga memimpin dengan total poin 98. Dikuntit tim si 'Kuda Jingkrak' Ferrari di posisi kedua dengan 67 angka lewat pasangan Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.
Ferrari menuju Jepang dengan livery tradisionalnya, dengan kuda andalannya. Harapannya sang kuda bakal bisa menyepak sang srigala dengan beberapa peningkatan teknis dan perbaikan strategi tim. (r)