Mobilinanews (AS) - Genderang perang MotoGP kembali bertalu saat rombongan sirkus balap paling bergengsi di dunia ini mendarat di Texas. Aprilia Racing tiba di Circuit of The Americas (COTA) dengan kepala tegak dan momentum yang meledak-ledak.
Setelah mencetak sejarah manis lewat finis satu-dua yang dominan di Brasil, pabrikan asal Noale ini siap menaklukkan tantangan teknis di tanah Amerika demi mengukuhkan dominasi mereka di awal musim 2026.
Di atas lintasan, sorotan utama tentu tertuju pada Marco Bezzecchi. Pembalap Italia ini datang dengan status sebagai "manusia yang sulit dikalahkan" saat ini usai menyapu bersih podium pertama di dua seri sebelumnya.
Ya di seri pembuka di GP Thailand dan seri kedua di GP Brasil akhir pekan kemarin, Bezzecchi tampil tak terbendung. Bahkan, GP Brasil menjadi panggung pesta kemenangan Aprilia Racing yang meraih podium 1-2 dengan Jorge Martin di posisi kedua.

Marco Bezzecchi #72 - Aprilia Racing (Foto: Aprilia)
Oleh sebab itu, meski mengakui karakteristik COTA yang unik dan penuh tantangan, Bezzecchi tetap bertekad untuk menjaga determinasi tinggi demi mempertahankan tren positif yang tengah ia nikmati.
“Saya senang bisa kembali ke Austin. Ini adalah lintasan yang luar biasa, namun juga sulit dan cukup unik. Kami akan berusaha menjaga momentum positif ini dan tekad kami untuk terus tampil dengan baik,” terangnya, mengutip keterangannya, Kamis (26/3/2026).
Sementara itu, rekan setimnya, Jorge Martin, datang dengan ambisi yang tak kalah besar. Setelah berhasil kembali memijak podium di Brasil, baik dalam sesi Sprint maupun balapan utama, pembalap berjuluk The Martinator ini fokus pada proses evolusi jangka panjang.
Austin sendiri akan menjadi laboratorium penting baginya untuk memperdalam kemistri dengan Aprilia RS-GP26, motor yang menurutnya mulai memberikan sensasi berkendara yang ia dambakan.
Tantangan yang menanti mereka bukanlah perkara mudah. COTA dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menuntut fisik. Membentang sepanjang 5,51 km dengan arah berlawanan jarum jam, sirkuit ini memaksa pembalap melahap 20 tikungan yang variatif.
Titik paling ikonik sekaligus menyiksa adalah tanjakan curam di ujung lintasan lurus utama, dimana terdapat perbedaan ketinggian mencapai 41 meter sebelum pembalap harus melakukan pengereman keras di tikungan pertama yang tajam.

Jorge Martin #89 - Aprilia Racing (Foto: Aprilia)
Bagi Aprilia, akhir pekan di Texas ini adalah pembuktian konsistensi. Apakah Bezzecchi mampu mencetak kemenangan ketiga secara beruntun alias hattrick, ataukah Martín yang akan mencuri panggung dari rekan setimnya?
Satu yang pasti, aspal Austin akan segera menjadi saksi bisu dari ambisi besar pabrikan Italia ini untuk menguasai tahta MotoGP 2026 yang akan diselenggarakan pada 27-30 Maret 2026 akhir pekan ini.
Berikut Jadwal Lengkap MotoGP 2026 AS:
Jumat, 27 Maret
Sabtu, 28 Maret
Minggu, 29 Maret
Senin, 30 Maret