mobilinanews (AS) - Ducati dan Marc Marquez memastikan tampil pada sesi kualifikasi dan sprint race GP Austin, Sabtu (28/3). Tapi, akan seperti apa kondisi fisiknya, tunggu situasi setelah Marquez bangun pagi.
"Saat ini sekujur badan saya sakit. Jari, lengan, kaki, leher, punggung, hampir semuanya. Ini akan berpengaruh pada sesi berikutnya. Seberapa besar dampaknya baru bisa saya rasakan saat bangun esok pagi," katanya di Circuit of the America (COTA) pada Jumat (27/3) waktu Texas atau Sabtu (28/3) dinihari WIB.
Untungnya, kata Marquez yang masih merasa ada untungnya, bahu kanannya yang belum pulih total usai kecelakaan horor di GP Indonesia tahun lalu, tak ikut terimbas karena ia jaga betul saat ndlosor di gravel.
"Rasa sakit di bahu itu justru sudah hilang. Sakitnya pindah ke bagian lain," candanya di depan awak media.
Itu diucapkan Marquez usai alami kecelakaan dahsyat di FP1 yang melahirkan red flags alias penghentian sesi latihan. Ia dan GP26-nya terguling di T10 dengan kecepatan 192 km per jam. Badannya meluncur kencang dan terbanting-banting di atas gravel dan baru berhenti setelah membentur dinding lintasan.
Itu, tegasnya, murni karena kesalahannya sendiri.
T10, tikungan kiri panjang berkarakter cepat, adalah salah satu tikungan yang paling disukai juara dunia bertahan itu. Setelah tiga lap mencoba gaya balap dan racing line kebiasaannya di area itu, ia lantas mencoba untuk mencetak lap time.
"Saya abai. Ternyata ada perubahan permukaan lintasan dibandingkan tahun lalu. Jelang motor rebah di tengah tikungan ada beberapa titik dimana lintasan menggelembung (bumpy). Itu membuat ban belakang goyah dan detik berikutnya membuat ban depan kehilangan grip," kisahnya.
Perubahan permukaan lintasan itu juga ikut dipengaruhi oleh serial balap F1 di Austin pada Oktober lalu.
Istimewanya MM93, kondisi itu tak membuatnya goyah. Sepanjang diizinkan dokter, ia tetap balik ke lintasan. Dengan bantuan obat penghalang nyeri dan mengganti semua perlengkapan safety-nya, ia mengaspal lagi di sesi Pracrice. Khusus dii T10 itu ia ubah racing line-nya.
Hasilnya luar biasa? Marquez tercepat dan memimpin 10 pembalap tercepat meraih tiket langsung ke phase kualifikasi Q2. Mengalahkan AI Ogura (Trackhouse Aprilia) dengan gap hanya 0,053 detik sementara pembalap Aprilia lainnya, Marco Bezzecchi, berada di P4 dengan marjin 0,200 detik.
Di mata Marquez, rombongan Aprilia inilah yang harus ia waspada pada sesi kualifikasi dan sprint pada Sabtu tengah malam WIB nanti atau siang waktu Texas.
Siapkah?
"Motor tidak masalah. Tinggal lihat kondisi fisik setelah bangun pagi (malam WIB)."
Yang pasti ia harus fight sepanjang rasa sakit pada tubuhnya bisa ditahan oleh pain killer.
Pasalnya, iq butuh poin. Ia sedang terpuruk di klasemen sementara dengan total poin 34 di peringkat kelima. Kalah 22 angka dengan Bezzecchi di puncak klasemen dengan poin 56, dan hanya unggul 1 poin atas Ogura di P5. Maka bakal tak mudah buat Marquez menyusun strategi di semua sesi sisa. Fight keras atau main aman sama-sama punya resiko tersendiri. (r)