Gandeng Stakeholder, Hino Dorong Keselamatan Transportasi yang Aman dan Laik Jalan

Kamis, 09/04/2026 20:30 WIB | Wilfrid Kolo
Diskusi panel Hino bareng KNKT dan Prima Jasa menyoal kampanye keselamatan transportasi di Indonesia
Diskusi panel Hino bareng KNKT dan Prima Jasa menyoal kampanye keselamatan transportasi di Indonesia

mobilinanews (Jakarta) - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menjaga komitmennya pada keselamatan transportasi darat, sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan ekosistem transportasi yang aman dan berkelanjutan. 

Berkaitan dengan itu, Hino menyelenggarakan panel diskusi bertema “Membangun Moda Transportasi yang Aman & Laik Jalan dengan Penyediaan Pengemudi yang Kompeten dan Manajemen Perawatan Kendaraan”, di Kemayoran, Kamis (9/4).

Dalam diskusi tersebut, Hino dengan tegas menekankan bahwa pelaksanaan safety campaign secara berkelanjutan untuk memastikan kenyamanan semua pengguna armadanya.

Misi ini, sudah menjadi bagian dari fokus perusahaan untuk menciptakan transportasi yang aman, khususnya untuk perpindahan orang, sekaligus berkontribusi untuk aktif mencegah kecelakaan melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder. 

Senior Investigator, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan yang menjadi panelis membedah persoalan keselamatan yang masih abai dan berbuntut pada fatalitas yang masih terus menghiasi dunia transportasi Tanah Air.

Berdasarkan hasil investigasi KNKT, human factor masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi kendaraan dan sistem operasional juga berpengaruh.

“Karena itu peningkatan kompetensi driver serta manajemen perawatan kendaraan menjadi kunci penting dalam meningkatkan keselamatan transportasi,” jelas Ahmad Wildan, Kamis (9/4) 

Sementara dari sisi Hino, menegaskan pentingnya pelatihan pengemudi dan manajemen perawatan kendaraan sebagai investasi keselamatan. 

Bagi mereka, pengemudi kendaraan niaga memiliki tanggung jawab besar dalam ekosistem transportasi yang harus mendapatkan perhatian khusus di sektor transportasi. 

“Pelatihan yang berkelanjutan akan meningkatkan kompetensi, kesadaran keselamatan, serta efisiensi berkendara. Selain itu, manajemen perawatan kendaraan yang baik memastikan kendaraan selalu laik jalan dan fitur keselamatan bekerja optimal,”ujar Training Division Head HMSI, Pieter Andre.

Melalui diskusi yang digelar dalam rangkaian GIICOMVEC 2026 ini, seluruh narasumber sepakat bahwa kolaborasi antara ATPM, regulator dan operator menjadi kunci dalam meningkatkan kompetensi pengemudi. 

Tak hanya itu, mereka juga mengamini bahwa kualitas perawatan kendaraan, pembangun budaya keselamatan transportasi di Indonesia perlu ditangani secara serius untuk tujuan bersama yakni keselamatan transportasi.

Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan moda transportasi yang lebih aman, laik jalan, dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Hal di atas menjadi perhatian serius PO Primajasa sebagai operator bus. Mereka selalu menaruh perhatian serius pada pengemudi dan kendaraan yang menjadi partner perjalanan mereka.

“Kami selalu memastikan rekrutmen driver yang selektif, pelatihan berkala, serta penerapan sistem manajemen perawatan kendaraan yang disiplin,” kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Organisasi PO Primajasa, Bayu Permana.

“Kami juga meningkatkan standar perawatan sesuai standar ATPM, mulai dari prosedur bengkel, fasilitas, hingga peningkatan kompetensi mekanik dan penyediaan inspector kendaraan,” ungkapnya.

Melalui permbahasan menarik berkenaan dengan keselamatan transportasi darat ini, Hino ingin memberikan pesan bahwa mereka tidak akan berhenti menggaungkan isu keselamatan transportasi dan akan terus menjadi bagian dari dari upaya Zero accident yang menjadi tujuan.