Menaker RI Apresiasi Hubungan Industrial yang Transformatif dalam Penandatanganan PKB XVI Bridgestone Indonesia

Minggu, 19/04/2026 17:15 WIB | Wilfrid Kolo
Presiden Direktur Bridgstone indonesia, Mukiat Sutikno mendampingi Menteri Tenaga Kerja saat hadir di Pabrik Bridgestone di Karawang
Presiden Direktur Bridgstone indonesia, Mukiat Sutikno mendampingi Menteri Tenaga Kerja saat hadir di Pabrik Bridgestone di Karawang

mobilinanews (Karawang) - Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Prof. Yassierli, PhD., menghadiri prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI untuk periode tahun 2026 – 2028. 

Penandatangan ini dilakukan antara Manajemen PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) dan Serikat Pekerja, Kamis (16/4), di Bridgestone Indonesia Karawang Plant (KP), Kabupaten Karawang. 

Penandatanganan PKB XVI Bridgestone Indonesia ini menjadi wujud nyata komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga keharmonisan dan sinergi hubungan industrial. 

Yassierli menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Manajemen dan SP Bridgestone Indonesia dalam membangun hubungan industrial yang matang dan berkelanjutan. 

“Kita ingin hubungan industrial naik kelas, tidak hanya harmonis, tetapi juga proaktif dan transformatif, di mana pekerja dan perusahaan memiliki visi bersama untuk meningkatkan daya saing,” kata Yassierli  di Karawang.

Ada lima level maturitas Hubungan Indusrial, yakni terfragmentasi, Patuh, Harmonis, Proaktif dan Transformatif untuk kemajuan industri.

“Bridgestone Indonesia berada di antara Proaktif dan Transformatif, oleh karenanya diharapkan perusahaan bisa terus meningkatkan level maturitas hubungan industrialnya dan menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia,” ujar Yassierli.

Menaker menjelaskan bahwa secara nasional, tingkat kematangan hubungan industrial di perusahaan masih beragam, mulai dari tahap fragmented, compliance, hingga harmonis.

Bridgestone Indonesia dinilai telah berada pada level hubungan industrial yang harmonis, di mana manajemen dan serikat pekerja mampu mencapai kesepakatan secara konstruktif. 

Sementara itu, Presiden Direktur Bridgstone indonesia, Mukiat Sutikno, mengapresiasi kehadiran Menaker dan perhatiannya kepada Bridgestone Indonesia serta memberikan motivasi ke seluruh karyawan. 

“Tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, Bridgestone Indonesia mencatatkan prestasi ekspor yang membanggakan. Produk ban dari pabrik di Indonesia telah diekspor ke lebih dari 70 negara, termasuk negara-negara dengan standar tinggi seperti Amerika Serikat, Australia, hingga negara asal Bridgestone, yaitu Jepang. Hal ini terjadi berkat cost competitiveness yang sukses dibangun bersama oleh manajemen dan seluruh karyawan,” ujar Mukiat.

Direktur HRGA (Human Resources & General Affairs) Bridgestone Indonesia, Yunus Triyonggo mengungkapkan Kementerian mendukung kerja sama yang terjalin antar perusahaan dan pekerja yang bisa menjadi contoh untuk menggerakan kemajuan.

“Prof. Yassierli menaruh apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Bridgestone Indonesia yang telah mempraktekkan filosofi 4P (Policy, People, Process, Product) dalam upaya peningkatan produktivitas kerja beserta beberapa contoh inovasi perbaikan ergonomi di tempat kerja, dan beliau mengharapakan bahwa ‘best practice’ tersebut, dapat juga dipelajari dan diterapkan oleh perusahaan-perusahaan lain di Indonesia,” ungkapnya.

Yunus menambahkan kesepakatan PKB ke-16 Bridgestone Indonesia ini diharapkan semakin memperkuat pijakan perusahaan sehingga dapat berdiri lebih kokoh dan siap untuk menyongsong masa depan.