Perkuat Tim Indonesia, Andrea Iannone Kembali ke Lingkaran MotoGP

Selasa, 05/05/2026 23:22 WIB | Rulin purba
Andrea Iannone (Italia), rks race winner di MotoGP dan WSBK.(Foto: mptogp)
Andrea Iannone (Italia), rks race winner di MotoGP dan WSBK.(Foto: mptogp)

mobilinanews (Italia) - Andrea 'The Maniac' Iannone salah satu joki Italia yang kontroversial di arena MotoGP. Kini dalam usia ke-36, eks pembalap tim Suzuki dan Ducati itu kembai ke lingkaran MotoGP lewat supporting race.

Kini dalam usianya yang 36 tahun, mantan pembalap tim Suzuki dan Ducati itu kembali ke lingkaran MotoGP setelah resmi masuk entry list kejuaraan FIM Harley Davidson Bagger World Cup yang menjadi supporting race MotoGP (menggantikan seri sebelumnya, MotoE). 

Iannone memperkuat Niti Racing, tim berbendara Indonesia. Menjadi rider ketiga bersama Oscar Guiterrez dan pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama. Debutnya dimulai di Sirkuit Mugello, Italia, akhir bulan ini, berbarengan dengan seri GP Italia.

Ia adalah pembalap aktif MotoGP pada musim 2014 sampai 2019. Ia out dari kelas bergengsi itu menyusul.kasus doping di GP Malaysia yang membuatnya dihukum FIM selamat 4 tahun.

Pada 2024-2025, Iannone balapan di kancah WSBK dan mencetak beberapa kemenangan dan podium bersama tim privat Ducati.

Usai kontraknya dengan tim GOEleven Ducati, The Mania sempat membangun tim sendiri, Cainam Racing. Sayang, tim itu tak cukup mendapat sponsor untuk berpartisipasi.

Lini Iannone Kembali ke dunia balap, lewat Moge yang benar-benar baru untuknya. Tanpa persiapan khusus dan belum pernah menguji motor barunya.

"Ini benar-benar berbeda. Tapi' saya menyukai tantangan, terutama saat mereka mengambil Anda dari zona nyaman Anda," kata The Maniac lewat web resmi MotoGP.

"Mugello adalah sirkuit ideal untuk memulainya. Di depan fans Italia dan di sirkuit yang sangat saya kena. Saya tak ingin sekadar tampil. Saya ingin secepatnya kompetitif," tegas Iannone.

Jeffrey Schuessler, Direktur Balap Harley Davidson, pun bangga bisa membawa Iannone Kembali grid kejuaraannya. 

"Membawa pembalap seperti Iannone adalah pesan yang kuat pada apa yang ingin kami kembangkan pada kejuaraan ini. Ia race winner di balapan high level, punya karakter kuat dan ia bawa energi bagus di grid. Ia adalah profil yang kami butuhkan untuk mempercepat pengembangan kejuaraan ini," tegas Schuessler.  (r)