Inovasi Geely, Hasilkan Robotaxi EVA Cab Berbasis LiDAR 2.160-Line untuk Kenyamanan Berkendara Tingkat Atas

Kamis, 07/05/2026 09:15 WIB | Wilfrid Kolo
Geely hadirkan EVA Cab dengan teknologi Lidar untuk mendukung keselamatan
Geely hadirkan EVA Cab dengan teknologi Lidar untuk mendukung keselamatan

mobilinanews (Jakarta) - Geely Auto tak pernah berhenti berinovasi untuk memberikan produk terbaiknya bagi pasar otomotif.

Terbaru, mereka memperkenalkan EVA Cab, prototipe robotaxi purpose-built, yang kembangkan bersama AFARI Technology dan CaoCao Mobility, EVA Cab menjadi robotaxi pertama di dunia, menggunakan LiDAR digital 2.160-line untuk kendaraan tanpa awak di jalan umum.

Inovasi ini juga menjadi bagian dari strategi Geely dalam mempercepat implementasi kendaraan otonom berbasis AI menuju komersialisasi pada 2027.

Selain itu, Geely turut memamerkan berbagai terobosan teknologi, termasuk robot humanoid berbasis AI, arsitektur listrik 900V, teknologi pengisian ultra-cepat 12C, baterai solid-state, kokpit pintar, serta solusi advanced driver assistance untuk layanan mobilitas masa depan.

Rangkaian inovasi tersebut menegaskan masuknya Geely ke era Full-Domain AI 2.0 sekaligus mempertegas posisinya sebagai perusahaan otomotif global yang berlandaskan teknologi cerdas.

Layanan Robotaxi Diniagakan 2027

Sebagai demonstrasi teknologi mutakhir, EVA Cab dikembangkan berdasarkan kerangka Full-Domain AI 2.0 dan dirancang untuk memenuhi ekspektasi industri serta pengguna terhadap kendaraan otonom.

Robotaxi ini menghadirkan inovasi dalam empat aspek utama: desain, hardware, software, dan integrasi ekosistem.

EVA Cab juga dibekali berbagai teknologi unggulan, seperti Quantum-Grade AI Electrical/Electronic Architecture (EEA 4.0), sistem LiDAR digital 2.160-line pertama di dunia, serta solusi software berkendara otonom Level L4.

Kombinasi ini menjadikan EVA Cab sebagai representasi kemampuan teknologi AI Geely secara menyeluruh.

Berdasarkan rilis resmi Geely, sistem sensor kendaraan dilengkapi LiDAR digital 2.160-line dengan kemampuan hingga 25,92 juta titik per detik dan jarak deteksi mencapai 600 meter.

Teknologi ini dikombinasikan dengan sistem AFARI G-ASD L4 yang memungkinkan operasional tanpa pengemudi di jalan umum.

Geely berencana meluncurkan versi komersial EVA Cab melalui CaoCao Mobility pada tahun 2027, sekaligus mempercepat implementasi robotaxisecara massal.

Saat ini, uji coba telah dilakukan di beberapa kota seperti Hangzhou dan Suzhou. Ke depan, Geely akan terus mengembangkan ekosistem Space-Ground untuk mewujudkan mobilitas tanpa waktu tunggu, tanpa kemacetan, dan tanpa kecelakaan.