Dorong Pertumbuhan Industri EV, PEVS 2026 Kembali Digelar Oktober

Jum'at, 22/05/2026 11:15 WIB | Wilfrid Kolo
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko didampingi petinggi Dyandra Promosindo dalam jumpa pers di Jakarta
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko didampingi petinggi Dyandra Promosindo dalam jumpa pers di Jakarta

mobilinanews (Jakarta) - PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 kembali digelar pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang dinisiasi oleh Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) dan Dyandra promosindo ini mengusung tema “The Future of A Clean and Efficient Mobility”.

Di sana mereka akan menghadirkan berbagai teknologi kendaraan listrik dari mulai baterai, hybrid hingga tenaga solar panel dalam satu lokasi.  

Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko mengatakan PEVS 2026 bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri EV, dan menjadi wadah strategis bagi pelaku industri.

Pameran ini  bakal menjadi wadah bagu tumbuhnya ekosistem Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), dan Business to Government (B2G). 

“Ke depan, tema ini menjadi tujuan bersama. Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan. Apalagi di tengah situasi geopolitik di mana harga minyak tidak bisa lagi dikendalikan. Pilihan kita berdiam diri atau menciptakan terobosan lewat PEVS,” ungkap Moeldoko di Jakarta, Kamis (21/5).

Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung mengatakan, PEVS selalu memiliki daya tarik sendiri bagi para pengunjung khususnya pecinta dan pengguna kendaraan ramah lingkungan.

Sebagai gambaran, pada tahun lalu PEVS mencatatkan kesuksesan dengan capaian 143 peserta dan total mencapai lebih dari 40.000 pengunjung. 

“Melihat capaian yang luar biasa pada tahun sebelumnya, kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri kendaraan listrik nasional melalui pameran PEVS 2026 hadir sebagai wadah inovatifbagi perkembangan elektrifikasi,” ungkap Daswar.

Pameran ini akan langsung berdampak pada ekonomi karena mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor terkait untuk berkolaborasi guna memperkuat ekosistem transportasi listrik yang berkelanjutan.

Sementara itu, Project Manager PEVS 2026 Rudi MF mengatakan, PEVS 2026 akan hadir dengan beragam program yang lebih interaktif.

Tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan inovasi kendaraan listrik melalui exhibition, PEVS 2026 juga menghadirkan ruang diskusi bagi para pelaku industri untuk membahas tren, tantangan, dan peluang baru. 

Melalui integrasi program B2B, B2C, dan B2G, PEVS 2026 dirancang untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional yang lebih menyeluruh.

Program B2B akan membuka kolaborasi dan ekspansi bisnis antar pelaku industri, sementara B2C akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik melalui pengalaman langsung dan berbagai informasi edukatif.

Dalam menjawab kebutuhan sektor B2B dan B2G, PEVS 2026 juga memiliki tujuan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas melalui koneksi antara para pemimpin industri kendaraan listrik, investor, pemerintah, hingga para penggemar otomotif. 

“Memasuki tahun ke-5 kita akan mengangkat tema future mobility. Jadi tidak lagi hanya kendaraan yang di darat , tapi kita lihat fenomena kendaraan di air, di udara, dan juga kereta api ternyata sudah menerapkan New Energy Vehicle (NEV) berbasis baterai, penggunaan solar panel juga sudah banyak,” jelas Rudi MF. 

PEVS 2026 akan dilaksanakan pada 29 Oktober - 1 November 2026 di exhibition hall B3-C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta. PEVS 2026 terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis dengan melakukan registrasi secara online.