MotoGP 2026 Italia: Kalahkan Marco Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio Untuk Sementara Jadi Pahlawan Tuan Rumah

Jum'at, 29/05/2026 17:38 WIB | Rulin purba
Fabio Di Giannantonio (Italia/VR46 Ducati). (Foto: GnG-bikesport))
Fabio Di Giannantonio (Italia/VR46 Ducati). (Foto: GnG-bikesport))

mobilinanews (Italia) - GP Italia di Sirkuit Mugello selalu istimewa buat tifosi tuan rumah. Dukungan penuh selalu ada untuk local hero yang berpotensi meraih gelar juara.

Hari ini, Jumat (29/5), dukungan itu jatuh kepada pembalap tim VR46 Fabio Di Giannantonio.  Bukan karena ia anak buah Valentino Rossi sang legenda Italia, tapi karena Diggia -panggilamnya- memang sedang panas.

Ia tampil tercepat pada sesi FP1 yang baru saja usai dengan fastest lap 1 menit 46,242 detik. Mengalahkan Jorge Marin (Spanyol/Aprilia) dengan marjin 0,389 detik. Rider muda AI Ogura (Trackhouse Aprilia) melengkapi posisi 3 Besar.

Bezzecchi sendiri terdampar di urutan 14. Persis setingkat di atas Marc Marquez yang bertengger di peringkat 15. Sedangkan rider unggulan Italia lainnya, Francesco Bagnaia, ada di urutan 8 dengan gap 0,7 detik dengan Diggia yang sama-sama menggeber Desmosedici GP26.

Diggia yang baru saja sukses memenangkan GP Catalunya lalu (kemenangan pertamanya tahun ini) memang datang lebih percaya diri. Motivasinya tinggi untuk.menorehkan rekor pribadi untuk kali pertama meraih 2 kemenangan berturut dalam karirnya di kelas primer. Rekor itu akan tercipta jika juara di.Mugello.

Target lain adalah memperkuat posisi di klasemen sementara. Sekarang berada di grup 3 Besar, sasaran awal Diggia adalah menggusur Martin di P2 karena selisih poin mereka hanya terpaut 11 poin. Dari situ barulah bersiap memburu Bezzecchi yang solid di puncak klasemen dengan total poin 142. Unggul 15 dan 26 angka atas Martin dan Bezzecchi. 

Yang tak kalah penting buat Diggia adalah menjadi pemenang di Mugello. Menjadi pembalap Italia yang memenangkan GP Italia di atas motor made in Italy.

"Jika itu terwujud maka itu adalah mimpi besar yang terwujud. Saya akan berjuang meraihnya," sebut Diggia jelang sesi latihan.

Bezzecchi juga menguber status yang sama. Menjadi joki Italia di atas motor Italia yang memenangkan GP Italia.  Sayangnya, potensi Bezzecchi belum terlihat jika ditakar dari hasil FP1 hari ini. 

Tentu saja sekali latihan bebas belum bisa jadi patokan untuk menawarkan kesiapan masing-masing di sirkuit Mugello yang ikonik itu. Sesi Practice malam ini lebih teruji untuk penilaian. Pasalnya, pada sesi ini semua pembalap mulai kerahkan kemampuan terbaik agar dapat jatah 10 pembalap tercepat yang lolos langsung ke babak kualifikasi Q2. 

Masihkah Diggia yang dielu-elukan tifosi? Atau Bezzecchi yang bisa bangkit dari papan bawah?