Mobilinanews (Bekasi) Lintasan tanah Sirkuit Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat menjadi saksi bisu keperkasaan Ducati MX Team Indonesia dalam putaran keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026.
Tampil meyakinkan sejak sesi kualifikasi sehari sebelumnya, tim pabrikan ini menyudahi rangkaian balapan dengan hasil yang impresif. Diva Ismayana keluar sebagai juara umum, sementara rekannya, Hilman Maksum, berhasil mengamankan tempat di zona tiga besar.
Drama Jatuh dan Comeback Manis di Race 1
Ketegangan langsung memuncak begitu gerbang start dijatuhkan pada balapan pertama. Diva Ismayana langsung terlibat aksi saling oper posisi yang sengit dengan rival terberatnya, Delvintor Alfarizi.
Kedua pembalap papan atas ini menyajikan tontonan berkelas tinggi yang membuat atmosfer sirkuit bergemuruh oleh sorakan penonton. Namun, tensi tinggi tersebut berujung drama di pertengahan balapan.

Diva dan Delvintor terlibat insiden benturan yang membuat mereka berdua tersungkur ke tanah. Hilman Maksum yang mengintai di posisi ketiga langsung mengambil keuntungan dari situasi tersebut untuk memimpin balapan, disusul oleh Farhan Hendro di tempat kedua.
Sementara itu, Diva harus rela melorot ke posisi kelima saat kembali menunggangi motornya. Akan tetapi, keajaiban terjadi di sisa waktu balapan yang menyisakan durasi 20 menit plus 2 lap.
Diva enggan menyerah begitu saja. Ia perlahan menyusun kembali ritme balapnya, memangkas defisit waktu, dan melewati pembalap di depannya satu demi satu untuk kembali ke kelompok depan.
Di barisan terdepan, Hilman Maksum harus berjuang ekstra keras menahan gempuran Farhan Hendro. Farhan akhirnya sempat mengambil alih pimpinan lomba. Namun, ketegangan pun terjadi menjelang menit-menit krusial terakhir.
Ya, Diva Ismayana menuntaskan aksi comeback yang luar biasa dengan menyalip Farhan untuk merebut kembali posisi terdepan. Diva menyentuh garis finis di posisi pertama, diikuti Farhan Hendro di posisi kedua, dan Hilman Maksum yang mengunci podium ketiga.
“Race 1 benar-benar menguras tenaga dan fokus. Setelah insiden, saya hanya berpikir untuk tetap tenang dan mengejar satu per satu rider di depan. Syukurlah saya bisa kembali ke posisi terdepan dan memenangkan race,” ungkap Diva, Minggu (29/6/2026).

“Di Race 2 kondisi lintasan jauh lebih licin, jadi saya memilih bermain lebih cerdas dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Hasil ini sangat penting untuk menjaga posisi saya di klasemen sementara,” sambungnya usai balapan.
Taktik Cerdas di Lintasan Licin Race 2
Memasuki balapan kedua, Diva Ismayana langsung melesat tajam dan mengamankan posisi holeshot saat start dan ditempel ketat oleh rekan setimnya, Hilman Maksum yang berada di posisi kedua.
Namun, Delvintor Alfarizi, sebagai pembalap tuan rumah, langsung melancarkan tekanan hebat kepada dua penunggang Ducati Desmo450 MX tersebut. Kondisi sirkuit yang mulai berubah menjelang sore hari membuat permukaan tanah menjadi jauh lebih licin.
Menyadari risiko tinggi tersebut, Diva memilih menurunkan ego dan menerapkan strategi yang lebih matang. Setelah sempat terlibat duel di barisan depan, ia memutuskan untuk bermain aman demi mengamankan poin keseluruhan.
Di sisi lain, Hilman kembali mendapat ancaman serius dari Farhan Hendro yang mengintai dari posisi keempat. Berkat kematangan mengontrol traksi dan menjaga performa motor, Hilman sukses mempertahankan posisi ketiga hingga bendera finis berkibar.

Balapan kedua ini ditutup dengan Diva Ismayana di podium kedua dan Hilman Maksum kembali di urutan ketiga. Secara akumulasi poin dari dua balapan, Diva Ismayana sukses mengemas 47 poin dan berhak atas status Juara Kejurnas Motocross 2026 Seri 4 Bekasi.
Tambahan poin ini membuat posisinya di puncak klasemen sementara semakin kokoh. Sementara, Hilman Maksum membawa pulang 40 poin untuk mengamankan posisi ketiga total di seri ini, menjaga tren positifnya di jalur perebutan gelar juara nasional musim ini.
"Akhir pekan ini cukup positif. Saya bisa terus bersaing di barisan depan dan mendapatkan podium di Race 1 serta mempertahankan posisi di Race 2 meski mendapat tekanan sepanjang balapan,” tutur Hilman Maksum.
Kendati demikian, dengan menyisakan tiga putaran lagi hingga akhir musim, performa apik dari seluruh lini pembalap Ducati ini memperlebar peluang tim untuk mengunci gelar juara nasional motocross tahun ini.
Sebelum anda keluar, cari tahu dulu :