Hino Komitmen Bangun Ekosistem Pendidikan Vokasi Bersama Pemerintah

Senin, 03/08/2026 17:15 WIB | Wilfrid Kolo
Para petinggi PT Hino Motor Sales Indonesia komitmen dukung pendidikan vokasi bareng pemerintah
Para petinggi PT Hino Motor Sales Indonesia komitmen dukung pendidikan vokasi bareng pemerintah

mobilinanews (Jakarta) – PT Hino Motors Sales Indonesia menaruh perhatian pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) anak bangsa, untuk mendukung industri otomotif.

Untuk itu, Hino cukup serius mengawalpendidikan vokasi dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, sehingga mampu bersaing dan menjawab tantangan perkembangan dunia otomotif.

Hal itu mengemuka dalam panel diskusi bertajuk "Membangun Generasi Vokasi Unggul untuk Industri Transportasi Indonesia Masa Depan" pada ajang GIIAS 2026, yang diinisasi Hino.

Kegiatan ini dibuka oleh Susilo Darmawan, Sales & After Sales Director HMSI, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan.

"Bagi Hino, mendukung dunia pendidikan merupakan bagian dari kontribusi kami untuk Indonesia. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, kami ingin membantu mencetak lulusan yang siap bekerja dan menjawab kebutuhan industri," ujar Susilo Darmawan.

Bagi Hino, pengembangan pendidikan vokasi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem industri transportasi yang berkelanjutan.

Lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri akan semakin siap mendukung layanan purna jual, perawatan kendaraan, serta operasional armada pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan mengatakan, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah," ujar Arie Wibowo.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Hino Indonesia Partnership School (HIPS), sebuah program kemitraan yang menghubungkan sekolah kejuruan dengan dunia industri.

Melalui penyelarasan kurikulum, pelatihan guru, penyediaan media pembelajaran, sertifikasi kompetensi, hingga program praktik kerja industri, HIPS memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan sehingga lulusan memiliki kesiapan kerja sesuai standar industri kendaraan niaga.

Selain mendukung pendidikan di tingkat sekolah, Hino juga mengembangkan Hino Indonesia Academy sebagai pusat peningkatan kompetensi bagi mekanik, pengemudi, dan tenaga profesional di industri transportasi.

Berbagai program pelatihan disusun mengikuti perkembangan teknologi kendaraan Hino, sehingga peserta memiliki kemampuan teknis yang selalu selaras dengan kebutuhan industri dan mampu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

"Pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi industri transportasi. Melalui Hino Indonesia Academy dan kemitraan dengan sekolah vokasi, kami ingin memastikan lahirnya tenaga kerja yang tidak hanya memahami teknologi kendaraan, tetapi juga siap memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," ujar Hino Academy & Customer Center Division Head HMSI, Pieter Andre.