mobilinanews (Tangerang) – PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) terus menunjukan komitmennya untuk menjadi bagian utama sebagai pabrikan kendaraan komersial yang ikut andil menggerakan transportasi Indonesia.
Sebagai pemain utama dalam industri kendaraan komersial, Hino tak hanya menaruh perhatiannya pada produk kendaraan yang menjadi bagian penting dalam mendukung transportasi negeri.
Lebih jauh, Hino menyelam lebih dalam untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai penunjang jalannya transportasi angkutan barang dan penumpang. Karena itu, mereka menaruh perhatian pada para pengemudi maupun mekanik.
Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan mengungkapkan bahwa Hino tak hanya menaruh perhatian pada bisnisnya, tetapi bagaimana mereka ikut membangun transportasi negeri yang sehat dan berkeselamatan.
“Kami ingin memperkuat kolaborasi antara dunia industri, pendidikan, dan pemerintah dan agar menyiapkan SDM yang handal. SDM yang siap menghadapi tantangan dunia transportasi di masa depan,” kata Susilo Darmawan di Gedung ICE, BSD, Senin (3/8).
Membangun Transportasi yang Sehat dan Selamat
Untuk itu, melalui Pendidikan vokasi maupun pelatihan pengemudi yang diberikan pelatihan khusus di pusat training center mereka, dapat berkontribusi bagi dunia transportasi dalam negeri.
“Bagi Hino Pendidikan Vokasi bukan sekedar bagian dari program tanggung jawan perusahaan (CSR), tapi merupakan investasi panjang untuk kemajuan industri transportasi Indonesia,” ujarnya.
Tujuan Hino di balik kebijakan itu adalah, memastikan semua kendaraan Hino dapat beroperasi dengan sehat dan lancar tanpa down time yang merugikan partner bisnis mereka.
Langkah itu dilakukan dengan hadirnya Hino Total Support Customer Center (HTSCC) sebagai pusat pelatihan pengemudi yang disiapkan secara khusus di Purwakarta, Jawa Barat, untuk membantu kelancaran transportasi yang aman dan ekonomis.
Selanjutnya ada program Hino Indonesia Partnership School (HIPS). Program yang menghubungkan sekolah kejuruan dengan kebutuhan industri kendaraan niaga.
HIPS yang diinisiasi Hino mencakup penyelarasan kurikulum serta pelatihan bagi guru. Di sana, mereka memberikan media pembelajaran dan sertifikasi kompetensi bagi peserta, sehingga memenuhi kebutuhan industri kendaraan komersial, terutama kebutuhan mekanik untuk Hino.
Para petinggi Hino Academy & Customer Center Division Head PT Hino Motor Sales Indonesia diapit para guru dari sekolah partner dalam acara diskusi berkaitan dengan pendidikan vokasi di ICE, BSD, Tangerang
Hino Academy & Customer Center Division Head PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), Pieter Andre mengakui bahwa mereka membutuhkan kolaborasi dengan sekolah untuk mendapatkan potensi terbaik untuk disiapkan menjadi mekanik dengan kompetensi terbaik.
Hal ini beriringan dengan jumlah armada Hino yang meluber di jalan, baik untuk transportasi penumpang, transportasi barang, hingga truk-truk berat yang beroperasi di remote area.
“Peran mekanik sangat penting dalam meningkatkan keselamatan transpotasi nasional. Kalau bisa kita lihat, Hino memiliki unit yang beroperasi dengan umur lebih dari 10 tahun itu, sekitar 340 ribu unit. Ini menjadi tantangan, dan siapa yang akan melakukan perawatan dan perbaikan. Karena itu, kita butuhkan banyak sekali mekanik,” kata Pieter Andre
Hal yang kurang lebih sama berlaku bagi pengemudi yang menjadi ujung tombak operasional kendaraan angkutan penumpang maupun barang. Karena itu, para sopir perlu dipersiapkan dengan baik karena berkaitan dengan keselamatan berkendara dan operasional bisnis.
“Pengemudi juga penting bagi Hino. Seperti yang tadi saya sampaikan, dimana kami melalui program Hino Total Support Customer Center (HTSCC) untuk belajar secara mapan. Di pusat pelatihan pengemudi Hino, para pengemudi bisa mengembangkan skill, mendapatkan sertifikasi, bahkan sekarang mencetak pengemdui yang bisa menjadi pengemudi di tambang,” kisahnya berbagi.
Dengan komitmen yang didasari keselamatan dan kelancaran operasional armada mereka, yang terangkum dalam Total Support, Hino ingin agar dunia transportasi Indonesia terus berkembang, sehingga akhirnya menudukung kemajuan ekonomi secara masif.