Membaca Keunggulan Produk dan Ekosistem VinFast E-Scooter yang Cepat Berkembang di Daerah

Selasa, 18/08/2026 18:30 WIB | Wilfrid Kolo
Tampilan futuristik VinFast E-Scooter Evo yang berjejer di salah satu diler VinFast di Jakarta
Tampilan futuristik VinFast E-Scooter Evo yang berjejer di salah satu diler VinFast di Jakarta

mobilinanews (Jakarta) – VinFast E-Scooter menjadi wajah baru di dunia otomotif Indonesia. Kehadirannya melengkapi ekosistem yang telah dibangun VinFast sejak kedatangannya di Tanah Air Februari 2024 lalu. 

Pasar kendaraan roda dua menjadi yang nadi mobilitas masyarakat menjadi daya pikat tersendiri. Bagi VinFast, langkah ini bukan hanya soal bisnis, tapi bagaimana mereka menyentuh semua sisi kehidupan masyarakat, terkait ekosistem yang telah diupayakan.

Untuk itu, Sabtu (18/7) VinFast secara resmi meluncurkan dengan tiga motor listrik mereka. Di sana mereka menawarkan VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper.

Ketiga model ini menjadi wujud nyata atensi mereka VinFast yang lebih luas dalam menghadirkan ekosistem mobilitas listrik yang komprehensif, dengan menggabungkan rekayasa kendaraan. 

Kualitas VinFast E-Scooter

VinFast Evo, Feliz II, dan Viper diandalkan karena mereka memiliki kualitas terbaik, karena dibangun menggunakan rangka berbahan baja berkekuatan tinggi yang memenuhi Japanese Industrial Standards (JIS).

Material memiliki kemampuan menahan beban yang tinggi, daya tahan yang lebih baik, serta ketahanan terhadap deformasi akibat tekanan. Ia mampu bertahan denhan tekanan beban hingga 200 kg.

Sruktur yang kuat pada unit ketiga VinFast E-Scooter dianggap pas untuk aktivitas ekonomi sehari-hari seperti layanan ride-hailing, pengiriman barang, dan logistik skala kecil, yang biasanya mewarnai aktivitas harian masyarakat.

Faktor yang paling penting soal motor listrik menjadi hal utama. Untuk itu, ketiga model mengusung konfigurasi dua baterai yang ditempatkan di bawah jok, sehingga memungkinkan pemanfaatan ruang penyimpanan, sekaligus memudahkan proses pemasangan dan penggantian baterai.

Dengan menggendong baterai berkapasitas 1,5 kWh dan menggunakan teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP), sumber listrik tunggangan jadi lebih aman, tahan lama, dan memiliki usia pakai yang panjang.

Dengan dua baterai yang terpasang dan terisi penuh, VinFast Evo mampu menempuh jarak hingga 150 km dalam kondisi standar, sementara VinFast Feliz II dan Viper menawarkan jarak tempuh maksimal hingga 145 km. 

Baterai ini telah memenuhi standar Eropa ECE-R136 untuk ketahanan terhadap benturan dan dilengkapi berbagai sistem perlindungan yang komprehensif. 

Selain itu, baterai juga telah berhasil melewati pengujian ketahanan lingkungan pada rentang suhu -30°C hingga 80°C, sehingga tetap dapat beroperasi secara andal dalam berbagai kondisi. juga VinFast memberikan garansi baterai hingga enam tahun atau 72.000 kilometer.

Sales Diler Vinfams, VinFast Motor Yogyakarta, Riki berpose dengan kostumer pembeli VinFast E-Scooter Evo di rumahnya Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta (Mobilinanews.com)

Berkembang Cepat di Daerah

Dalam ekspansi bisnis dan layanannya, VinFast tak fokus saja di kota-kota besar seperti Jakarta. Mereka juga berkomitmen agar masyarakat di daerah turut merasakan ekosistem dan produk terbarunya E-Scooter.

Menjawab itu, dua belas hari berselang ada diler yang dibangun di Yogyakarta. Di sana, ada diler seperti Vinfams, VinFast Motor Yogyakarta di bilangan Jl. Magelang Km 7, Jombor.

Sales Diler Vinfams, VinFast Motor Yogyakarta, Riki mengatakan tanggal 29 juli 2026, diler VinFast diresmikan dan memulai operasinya untuk melayani permintaan masyarakat Kota Gudeg yang kini sudah aware dengan teknologi dan isu lingkungan bersih.

Riki mengakui bahwa diler VinFast di Yogyakarta memang masih baru, tapi ekosistem VonFast di kotanya sudah siap running. Dan animo E-Scooter di Yogya tak kalah tinggi.

“Kalau untuk penjualan VinFast E-Scooter, animonya cukup tinggi. Sejauh ini sudah sebulan, dia ada di Yogya, sudah sekitar 30 sampai 35 unit terjual, dan sudah beberapa inden yang jalan (proses-red), sekitar ada 10-an unit,” kata Riki kepada Mobilinanews.com, Selasa (18/8). 

Saat berbagi cerita dengan Mobilinanews, Riki sementara mengantarkan unit E-Scooter Evo berwarna Olive Matt kepada seorang Ibu di Maguwoharjo, Kapanewon, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Riki bilang di Yogyakarta model paling laris adalah Viper dan Evo, walaupun ada juga yang tertarik dengan Felliz II.

“Kalau di Jogja yang paling laris itu Viper yang jadi tipe tertinggi sama Evo, yang basic. Kalau rata-rata peminatnya Evo, itu ibu-ibu. Tapi kalau Viper itu biasanya cenderung ke keluarga muda yang udah melek teknologi, dan basicnya udah punya mobil listrik,” terang Riki.

Riki juga mengungkapkan kemudahan kepemilikan yang diikuti dengan ekosistem yang dibangun VinFast menjadi daya tarik sendiri.

Kalau animo kendaraan listrik di Yogya sangat tinggi, apalagi sekarang Grab itu sudah ada program sewa milik. Jadi itu modelnya setoran, jadi animonya tinggi, karena orang lihat ini motor listriknya kuat juga,” tuturnya.

“Kita (VinFast-red) mungkin baru, tapi ke depannya pasti perimintaannya tinggi karena VinFast itu menawarkan ekosistem. Kita juga punya Battery Energy Storage System (BESS). Untuk Sementara fasilitas tukar baterainya lagi disiapkan, jadi sudah ada sekitar 69 titik. Tapi mesinnya sudah terpasang di titik-titik itu, tinggal nunggu baterainya masuk. Jadi tinggal jalan aja, dan pasti minatnya naik,” bebernya.

Masyarakat di Yogya, lanjut Riki, cukup tertarik dengan skema kepemilikan unit E-Scooter. Dimana, dapat memilih opsi sewa baterai atau membeli unit sekaligus dengan baterai. 

“Kalau VinFast itu kan ada dua skema untuk baterainya,  pertama skema sewa baterai, sama skema beli baterai. Kalau skema sewa baterai, dia bisa menggunakan mesin swap baterai yang ada. Tapi kalau yang beli baterai, bisa ngecas sendiri di rumah,” paparnya. 

Soal harga, Riki memberikan contoh skema kepemilikan motor listrik VinFast Evo di Yogyakarta. “Saya ambil contoh yang Evo, yang pakai skema sewa baterai dan menggunakan swap baterai. Itu cuman bayar harga motornya aja. Nanti baterai bisa diswap atau sewa. Kita juga ada promo sewa baterai selama satu tahun. Evo itu misalnya harga 17.845.000, nanti otomatis dapat dan bisa pakai satu baterai,” tukasnya.