Mobilinanews (Jakarta) - Kabar mengenai generasi anyar Bajaj Dominar 400 sempat memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta sport-touring. Bagi penggila otomotif, keputusan pabrikan asal India ini terasa cukup unik: melakukan pemangkasan kapasitas mesin (downsizing) dari 373,3 cc menjadi 349,13 cc, namun tetap mempertahankan lencana “Dominar 400”.
Strategi ini bukan sekadar urusan estetika emblem, melainkan kombinasi kalkulasi finansial, regulasi, dan performa yang efisien.
Spesifikasi & Perubahan Utama: 373 cc vs 350 cc
Banyak yang menduga pemangkasan kubikasi akan memangkas performa motor secara drastis. Namun, data teknis justru menunjukkan hal yang sebaliknya:
ParameterVersi Lama (373,3 cc)Versi Terbaru (349,13 cc)
Tenaga Maksimum~39,43 PS / 39 PS40,6 PS / 40,04 Bhp @ 9.000 rpm
Torsi Maksimum35 Nm @ 6.500 rpm33,2 Nm @ 7.500 rpm
Langkah (Stroke)60 mm56,1 mm (Bore tetap 89 mm)
Bobot Kosong193 kg190 kg (down 3 kg)
Dengan memperpendek stroke mesin tanpa mengubah bore (89 mm), Bajaj berhasil mempertahankan tenaga puncak di kisaran 40 PS. Walau ada penurunan torsi sebesar 1,8 Nm, bobot yang lebih ringan serta penyaluran tenaga yang lebih halus pada putaran atas menjadi kompensasi yang sepadan.
Mengapa Nama `Dominar 400` Tetap Dipertahankan?
1. `400` Sebagai Indikator Kelas Performa (40 PS)
Secara historis dan pemasaran, angka `400` pada Dominar tidak hanya merujuk pada kubikasi eksak, melainkan kelas kinerja (power output). Dengan output tenaga yang berada di angka 40,6 PS, motor ini secara performa sejajar dengan jajaran motor kelas 400 cc.
2. Menghindari Skema Pajak Tinggi (Faktor Regulasi Domestik)
Alasan teknis di balik penyesuaian kubikasi ini adalah regulasi perpajakan domestik di India (GST). Mesin di atas 350 cc dikenakan skema pajak barang mewah sebesar 40%, sedangkan mesin di bawah 350 cc jatuh pada kategori pajak 18%. Langkah downsizing ke 349,13 cc memungkinkan Bajaj menekan harga jual secara signifikan hingga belasan persen tanpa mengorbankan performa.
3. Nilai Ekuitas Merek (Brand Equity)
Merek Dominar 400 telah memiliki rekam jejak yang kuat sebagai motor touring tangguh di berbagai negara. Mengubah nama model menjadi "Dominar 350" berpotensi menurunkan persepsi kelas produk di mata konsumen global yang mengidentikkan seri ini dengan motor jelajah jarak jauh berdaya besar.
Fitur & Kenyamanan Touring yang Ditingkatkan
Pembaruan pada lini ini tidak berhenti di sektor dapur pacu. Untuk memperkuat karakternya sebagai motor jelajah, beberapa peningkatan fitur pendukung turut disematkan:
Fitur Elektronik: Penambahan riding modes serta fitur switchable traction control untuk meningkatkan kontrol traksi di berbagai medan jalan.
Kenyamanan & Minim Vibrasi: Karakter mesin dengan stroke lebih pendek secara teknis mengurangi getaran mesin pada kecepatan krusial, membuat cruising di jalan bebas hambatan terasa lebih nyaman dalam durasi panjang.
Perlengkapan Standar: Tetap dibekali aksesoris touring bawaan seperti windshield tinggi, handguard, engine bash plate, serta rack belakang.