MotoGP 2026 Jepang: Dijepit Keluarga Marquez, Ini Alasan Pedro Acosta Diunggulkan Meraih Pole Position

Sabtu, 03/10/2026 08:07 WIB | Rulin purba
Pedro Acosta (Spanyol/Red Bull KTM). (Foto: motorcyclenews))
Pedro Acosta (Spanyol/Red Bull KTM). (Foto: motorcyclenews))

mobilinanews (Jepang) - Perang berebut pole position GP Jepang pada Sabtu (3/10) siang sepertinya hanya antara Ducati dengan KTM. Antara keluarga Marquez dengan bintang muda Pedro Acosta.

Kemungkinan itu tergambar dari sesi Practice dimana semua pembalap berjibaku untuk mencetak catatan waktu maksimal agar lolos langsung ke kualifikasi phase Q2.

Hasilnya,  Acosta berada di tengah jepitan Marquez Bersaudara. Hanya P2. Tapi ia hanya kalah 0,076 dari Alex Marquez (Gresini Ducati) yang jadi rider tercepat, dan unggul atas Marc Marquez di posisi ketiga dengan marjin 0,024 detik. 

Kecepatan Acosta di atas KTM RC16-nya tentu tidak mengagetkan.

KtM memperbaharui sasis motor itu di GP Austria dan sukses meraih kemenangan, kemenangan bersejarah untuk Acosta karena baru sekali itu menang di kelas MotoGP setelah masuk tahun ketiganya.

Artinya, ia tak hanya punya modal speed tapi kepercayaan dirinya sedang tinggi. Tambah lagi memori manis di Sirkuit Motegi yang bikin hati Acosta semakin mantap.

Memori itu adalah saat ia menorehkan pole position di GP Jepang 2024, musim perdananya di MotoGP. Ia meraih pole dalam status sebagai pembalap ruki.

Sayang, pole bersejarah itu sama sekali tak menghasilkan poin. Rider 22 tahun asal Spanyol itu terjerembab celaka di sesi balap sprint maupun balap utama.

Namun kini Acosta sudah semakin matang dan semakin taktis dalam lomba. Peristiwa pada 2024 pasti jadi pelajaran berharga.

Jelang kualifikasi siang ini, Acosta tak sesumbar untuk meraih pole, namun berjanji akan berjuang maksimal untuk meraihnya.

"Kami punya kecepatan, punya kesempatan. Ini sangat bagus. Perasaan saya seperti Jepang 2024, dan jauh lebih baik dari 2025 (finish podium 3 di sprint race dan P17 di balap utama)," katanya.

Meski jadi favorit meraih pole kali kedua di Motegi, Acosta tak ingin mendahului takdir. Dua Marquez tetap berbahaya. Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Jorge Martin (Aprlia) pun bisa saja bikin kejutan meskinhanya tercepat ke'4 dan 8.

"Doakan yang terbaik untukku. Pada akhirnya, kinerja kami bagus. Kami sudah menemukan basis motor yang tepat untuk mengawali akhir pekan ini, jadi tinggal menyempurnakan detail-detailnya saja," tandas Acosta, ada nada optimistis di dalamnya. (r)