mobilinanews (Jepang) - Benar feeling Pedro Acosta, kalau Aprilia tak bisa dikesampingkan dalam perebutan pole postion GP Jepang. Dan, ternyata Aprilia yang menggagalkan ambisi pembalap KTM itu meraih pole kali kedua di Motegi.
Terpuruk di dua sesi awal pada Jumat membuat teknisi Aprilia kerja lembur di garasinya. Mengoprek ulang setelah mesin, elektronik, aerodinamika sampai rantai roda Aprilia RS-GP.
Setingan baru itu dicoba pada sesi FP2, Sabtu (3/10). Hasilnya tokcer. Marco Bezzecchi dan Jorge Martin finish tercepat 1 dan 2. Cukup untuk melambungkan kepercayaan diri menuju sesi kualifikasi Q2.
Di bagian awal memang keteteran melawan Marquez Bersaudara, Alex dan Marc, yang saling mengalahjan unruk bikin rekor baru kecepatan Motegi.
Baru pada lima menit terakhir kualifikasi Martin bangkit. Menjadi pole sitter dengan catatan waktu 1 menit 42,371 detik. Mengalahkan Marquez dengan gap 0,110 detik dan juga mengalahkan Acosta di peringkat 3 dengan msrjin 0,122 detik.
Bezzecchi yang di FP3 seperti terbang mengakhiri kualifikasi di urutan 4.
Tiga pabrikan -Aprilia, Ducati dan KTM - akan mengawali sprint race pada pukul 13.00 nanti lewat Martin, Marquez dan Acosta. Sulit memprediksi siapa yang akan memetik 12 poin dalam race pendek ini.
Yang jelas, Martin dan Marquez tengah berebut poin krusial, poin yang vital dalam perburuan gelar 2026. Saat ini Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Marquez. Di sisi lain, persaingan Acosta dan Bezzecchi pun rada sengit untuk menembus zona podium.
Semoga saja tak ada insiden di awal balapan agar kembali terjadi duel apik Martin dengan Marquez, tentunya juga pertarungan di belakang mereka antara Acosta, Bezzecchi dan bisa jadi dengan Alex Marquez (Gresini Ducati) yang datang dari posisi start kelima.