MotoGP 2026 Indonesia: Ukir Sejarah di Mandalika, Bos Aprilia Akui Tetap Minta Maaf Gegara Hal Ini!

Selasa, 13/10/2026 12:01 WIB | bagas
Aprilia Finis 1-2-3-4 di GP Mandalika 2026 (Foto: Aprilia)
Aprilia Finis 1-2-3-4 di GP Mandalika 2026 (Foto: Aprilia)

Mobilinanews (Lombok) - Sirkuit Pertamina Mandalika di Lombok, Indonesia, menjadi panggung sejarah yang sangat besar bagi Aprilia Racing setelah sukses mengukir hasil poker pertama di kelas utama MotoGP dengan empat motor RS-GP.

Memulai balapan dari posisi grid kedua, Marco Bezzecchi #72 tampil sangat cerdas di atas kuda besi RS-GP26 miliknya serta sukses mencatatkan waktu putaran tercepat mencapai angka satu menit 29,960 detik di sirkuit.

Kemenangan gemilang hari ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena merupakan kemenangan ke-300 bagi pembalap asal Italia di kelas premier balap motor Grand Prix serta kemenangan kelima musim ini bagi dirinya.

Sebelumnya, pembalap berbakat asal Italia tersebut juga telah sukses meraih kemenangan di berbagai seri bergengsi tahun ini seperti di Buriram, Goiania, Austin, dan juga sirkuit legendaris Mugello yang indah.

Sementara itu, Jorge Martin #89 berhasil mengamankan posisi ketiga usai melakoni balapan yang sangat solid setelah memulai jalannya pertandingan dari barisan grid kedua yang kompetitif di Mandalika sore ini.

Hasil impresif ini merupakan podium kesembilan bagi sang pembalap asal Spanyol tersebut sepanjang musim ini serta podium ketiga secara beruntun menyusul hasil manis di Austria dan juga Jepang sebelumnya.

Tambahan poin penting hari ini juga mengantarkan Jorge Martin kembali merebut puncak pimpinan klasemen sementara kejuaraan dunia musim ini dengan mengoleksi total perolehan sebanyak 355 poin sempurna.

Performa luar biasa juga ditunjukkan oleh para pembalap dari tim SuperFile Trackhouse MotoGP di mana Raul Fernandez #25 sukses finis di posisi kedua untuk melengkapi podium sesama pembalap Aprilia di sini.

Tidak ketinggalan, aksi gemilang Ai Ogura #79 yang berhasil menyelesaikan balapan di tempat keempat turut memastikan terciptanya sapu bersih bersejarah bagi empat besar dominasi motor RS-GP di Mandalika.

Selain catatan poker perdana, pencapaian ini menandai podium lockout keempat bagi Aprilia Racing musim ini setelah sebelumnya mereka melakukannya di Le Mans, Assen, serta Silverstone dengan gemilang.

Kesuksesan luar biasa hari ini sekaligus mendongkrak total kemenangan pabrikan asal Noale tersebut menjadi 310 kemenangan di ajang Grand Prix, delapan kemenangan musim ini, serta 16 di kelas utama kini.

CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menyatakan bahwa Aprilia selalu menghadirkan drama tinggi, baik dalam suka maupun duka, dimulai dari pole position Raul Fernandez pada hari Sabtu kemarin penuh arti.

Rivola secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan tekanan ban depan yang dialami Jorge Martin pada hari Sabtu lalu, seraya memuji penampilan luar biasa Ai Ogura yang sukses menyelamatkan tim ini.

“Hari Sabtu dimulai dengan cara terbaik lewat pole position untuk Raul Fernández, namun balapan sprint ternodai oleh kesalahan di tikungan pertama dan kekeliruan serius pada tekanan ban depan Jorge,” ucap Rivola.

“Atas hal ini tentunya kami wajib meminta maaf kepadanya. Namun setidaknya, aksi luar biasa Ai (Ogura) menembus barisan belakang berhasil menyelamatkan hasil tersebut,” tuturnya mengutip keterangan resminya, Minggu (11/10/2026) kemarin.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang di Noale atas komitmen dan dedikasi mereka, yang terbukti sangat berharga dalam musim yang penuh persaingan sengit ini,” pungkas Massimo Rivola.