WEC 2026 Spanyol: Tampil Agresif, Skuad Sean Gelael Finis 10 Besar di 6 Hours of Barcelona!

Senin, 19/10/2026 13:51 WIB | bagas
Sean Gelael #32 - Team WRT - FIA WEC 2026 Barcelona (Foto: WEC)
Sean Gelael #32 - Team WRT - FIA WEC 2026 Barcelona (Foto: WEC)

Mobilinanews (Spanyol) - Aksi gemilang kembali ditunjukkan oleh pembalap Indonesia, Sean Gelael, dalam ajang bergengsi FIA World Endurance Championship 2026 (WEC 2026) seri Spanyol bertajuk 6 Hours of Barcelona dengan penuh perjuangan berat.

Tampil di kelas LMGT3 yang sangat kompetitif, Sean memperkuat skuad top asal Belgia, Team WRT, mengendarai mobil BMW M4 LMGT3 Evo bernomor lambung #32 yang tampil begitu mencolok di Sirkuit Catalunya.

Dalam petualangan balap ketahanan enam jam penuh tantangan ini, pembalap muda berbakat asal tanah air tersebut berbagi kokpit bersama rekan setimnya, Darren Leung serta pembalap andal Augusto Farfus.

Persiapan matang telah dilakukan oleh tim sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi penentuan posisi start, di mana kerja keras seluruh kru membuahkan hasil positif di sirkuit kebanggaan Spanyol.

Pada sesi Hyperpole LMGT3 yang menegangkan, mobil nomor 32 Team WRT berhasil mengamankan posisi start di grid 6 setelah mencatatkan waktu impresif 1 menit 41,698 detik dengan kecepatan rata-rata 164,9 km/jam.

Catatan waktu serta kecepatan rata-rata yang dicetak pada sesi Hyperpole tersebut membuktikan bahwa potensi mobil dan kecepatan para pembalap sangat kompetitif untuk bersaing di barisan papan atas.

Saat lampu start balapan resmi 6 Hours of Barcelona dipadamkan, ketegangan langsung terasa di lintasan sepanjang 4,657 km dengan persaingan ketat antar manufaktur papan atas dunia yang sangat sengit.

Darren Leung mendapat giliran pertama untuk mengemudikan BMW M4 LMGT3 Evo #32, berjuang keras mempertahankan posisi dari gempuran para rival tangguh di rombongan tengah yang berlomba tanpa kenal ampun.

Estafet kemudi kemudian diserahkan kepada Sean Gelael yang langsung menunjukkan kecepatan luar biasa, memacu kendaraan dengan stabil, konsisten, serta menghindari berbagai insiden berbahaya di trek.

Dalam stint balapnya, Sean Gelael berhasil mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 43,681 detik dengan kecepatan rata-rata mencapai 161,7 km/jam, menjaga ritme tim agar tetap berada di zona perolehan poin.

Augusto Farfus kemudian mengambil alih kemudi untuk menyelesaikan paruh akhir balapan, mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya demi menghadapi tekanan berat dari para pesaing di kelas LMGT3 yang padat.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan teknis serta strategi pit stop yang dinamis, Team WRT #32 tetap menunjukkan determinasi tinggi hingga detik-detik terakhir durasi balapan ketahanan enam jam itu.

Setelah berjuang habis-habisan selama enam jam penuh, mobil nomor 32 akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-10 (P10) kelas LMGT3 dengan total menyelesaikan 182 lap di bawah pengawasan ketat steward.

Total waktu balapan yang dibukukan oleh skuad Team WRT #32 di Sirkuit Barcelona ini adalah 6 jam 2 menit 26,167 detik, terpaut selisih 1 lap dari pemenang lomba yang memimpin jalannya balapan.

Hasil finis di posisi 10 besar ini tetap memberikan tambahan poin berharga bagi Sean Gelael, Darren Leung, dan Augusto Farfus dalam perburuan klasemen trofi pembalap FIA WEC musim kompetisi 2026.

Dengan evaluasi menyeluruh dari seri Spanyol ini, Sean Gelael dan Team WRT menatap seri berikutnya dengan optimisme tinggi untuk meraih hasil yang lebih gemilang serta podium tertinggi dunia.