Moto2 2026 Australia: Pirelli Rilis Ban Hard Baru F0604 Demi Taklukkan Aspal Ganas Phillip Island!

Senin, 19/10/2026 15:16 WIB | bagas
Moto2 2026 (Foto: MotoGP)
Moto2 2026 (Foto: MotoGP)

Mobilinanews (Australia) - Seri putaran ke-18 MotoGP 2026 di Sirkuit Phillip Island bakal menjadi perpisahan yang sangat emosional. Mulai musim 2027 mendatang, ajang balap Grand Prix Australia resmi berpindah lokasi ke sirkuit jalan raya baru di kota Adelaide.

Sirkuit Phillip Island selama ini dikenal sangat ganas dan paling menuntut performa ban optimal. Sebagai bentuk perpisahan, Pirelli memperkenalkan spesifikasi ban belakang baru kompon keras F0604 khusus untuk persaingan kelas Moto2.

Ban belakang F0604 dirancang untuk memberikan daya tahan aus yang jauh lebih tinggi. Langkah teknis ini menjadi solusi ideal dalam menaklukkan karakter sirkuit ekstrem yang kerap menguji batas ketahanan seluruh komponen ban balap.

Sebagai opsi alternatif, para pembalap Moto2 tetap dapat menggunakan ban medium D0922. Pada musim 2025 lalu, Diogo Moreira berhasil mencetak rekor lap tercepat sepanjang masa di lintasan ini dengan menggunakan opsi ban tersebut.

Ban D0922 memiliki struktur serta kompon khusus yang posisinya berada di antara opsi lunak dan sedang. Desain ban ini dibuat untuk meningkatkan stabilitas motor sekaligus menjaga konsistensi performa pembalap di sepanjang balapan.

Guna membantu tim melakukan evaluasi mendalam terhadap keandalan ban F0604, Pirelli menambah alokasi. Jumlah alokasi ban slick belakang untuk setiap pembalap dinaikkan dari yang sebelumnya sembilan unit menjadi sepuluh unit ban.

Pada bagian roda depan, pembalap Moto2 akan mendapatkan alokasi standar soft SC1 dan medium SC2. Pada gelaran musim lalu, mayoritas pembalap memilih kompon SC1 dan berhasil meraih hasil yang sangat memuaskan di atas lintasan balap.

Kombinasi ukuran ban depan yang serupa juga disiapkan untuk para pembalap di kelas Moto3. Langkah penyediaan ini dilakukan guna memastikan performa manuver motor tetap berada pada tingkat presisi tinggi sepanjang sesi balapan.

Sementara untuk kategori Moto3, alokasi ban belakang masih sama persis dengan opsi musim 2025. Para pembalap muda dapat memilih antara ban standar medium SC2 atau ban pengembangan dengan kompon keras bertipe C1096 selama akhir pekan.

Pada musim sebelumnya, hampir seluruh pembalap Moto3 memilih ban belakang SC2 saat balapan utama. Pilihan ban belakang tersebut kemudian dipadukan dengan ban depan kompon medium untuk menghasilkan keseimbangan yang maksimal.

Direktur Balap Sepeda Motor Pirelli, Giorgio Barbier, menegaskan tantangan besar sirkuit ini. "Phillip Island selalu menjadi tolok ukur utama karena karakternya yang sangat menuntut ketahanan ban," ungkapnya mengutip keterangannya, Senin (19/10/2026).

Ia menambahkan bahwa tantangan ekstrem tersebut memaksa pabrikan terus berinovasi. "Sirkuit ini seperti lawan yang menuntut rasa hormat dan mendorong kami melampaui batas kemampuan," ujar Giorgio.

Pirelli merasa cukup sedih karena sirkuit legendaris ini tidak akan digunakan lagi musim depan. Keunikan karakter Phillip Island menjadikannya tempat pengujian yang sangat sempurna bagi pengembangan teknologi ban masa depan.

"Inilah alasan utama kami memilih Phillip Island untuk debut ban F0604 pada kelas Moto2," tegas Barbier. Keputusan ini memperluas pilihan strategi Pirelli dalam menghadapi sirkuit paling berat di kalender balap dunia.