Aldi Satya Mahendra Menuju Moto2 2028, Susul Mario Aji dan Veda Ega Pratama!

Senin, 19/10/2026 23:35 WIB | bagas
Aldi Satya Mahendra #57 - AS Blu Cru Yamaha (Foto: Yamaha)
Aldi Satya Mahendra #57 - AS Blu Cru Yamaha (Foto: Yamaha)

Mobilinanews (Jakarta) - Yamaha Racing Indonesia secara konsisten membuktikan komitmennya dalam membina pembalap berbakat dari ranah nasional hingga menembus panggung balap internasional demi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Pencapaian bersejarah paling mendunia berhasil diraih melalui aksi spektakuler Aldi Satya Mahendra yang sukses menyandang predikat kampiun utama World Supersport 300 (WorldSSP300) pada musim 2024 lalu dengan performa sangat mengagumkan.

Perjalanan karier emas Aldi Satya Mahendra menjadi contoh nyata bagaimana proses penjenjangan karier dijalani secara cermat dan bertahap dari R3 Blu Cru World Cup, World Supersport 300, hingga kini bersaing di World Supersport (WorldSSP).

Pertumbuhan fisik serta kapasitas teknis sang pembalap muda andalan Tanah Air tersebut menunjukkan grafik peningkatan yang sangat impresif seiring ketatnya atmosfer persaingan yang dihadapi di setiap seri balapan dunia.

Aldi Satya Mahendra #57 - AS Blu Cru Yamaha - WorldSSP (Foto: Yamaha)

”Dalam beberapa tahun terakhir melakoni proses, kondisi fisik Aldi Satya Mahendra mengalami perkembangan pesat dengan peningkatan performa hingga 20%," tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

“Aspek lainnya seperti kemampuan beradaptasi dengan motor, pemahaman karakter motor dan set up, menghadapi situasi yang terjadi saat race di sirkuit, termasuk dalam keberhasilan improvement yang dicapai," kata Wahyu, dikutip Senin (19/10/2026).

Proyeksi Gemilang Menuju Kancah Moto2 2028

Kematangan dalam menganalisis karakter lintasan serta eksekusi strategi matang menjadi kunci utama pencapaian sang juara dalam mempertahankan performa impresifnya pada persaingan ketat tingkat global saat kompetisi.

Pihak manajemen pabrikan menaruh harapan besar agar Aldi terus mengasah ketajamannya demi mengamankan torehan prestasi yang semakin tinggi serta konsisten bersaing di barisan terdepan pada setiap gelaran balap internasional.

Mario Suryo Aji #64 - Idemitsu Honda Team Asia - Moto2 (Foto: HRC)

“Kami harapkan dia semakin bertumbuh dan mewujudkan target lebih baik, untuk merebut kemenangan atau sebagai penantang podium di World Supersport. Di musim 2028 Aldi Satya Mahendra diproyeksikan akan berkompetisi di Moto2,” terangnya.

Langkah strategis menembus kasta Moto2 pada musim 2028 mendatangkan antusiasme tinggi karena akan menciptakan momen yang sangat menarik dan bernilai sejarah besar bagi perjalanan dunia balap motor profesional Indonesia.

Potensi Aldi berkompetisi di Grand Prix dipastikan bakal menyusul langkah kiprah pembalap Indonesia lainnya seperti Mario Suryo Aji yang saat ini tengah gigih bertarung membela panji kebanggaan bangsa di kejuaraan Moto2.

Skenario luar biasa ini makin lengkap mengingat Veda Ega Pratama juga berpeluang besar memperoleh promosi naik kelas ke Moto2 pada 2028 berkat penampilan apiknya di Moto3 hingga menjadi incaran banyak tim-tim elit dunia.

Veda Ega Pratama #9 - Honda Team Asia - Moto3 (Foto: HRC)

Skuad Pembalap Profesional dan Program Pembinaan

Guna menopang prestasi jangka panjang, Yamaha Racing Indonesia menerjunkan skuad terbaiknya yang terdiri dari 7 pembalap pabrikan untuk bersaing secara penuh pada 4 ajang kompetisi internasional paling bergengsi musim ini.

Formasi tangguh tersebut diisi oleh Aldi Satya Mahendra (WorldSSP), Arai Agaska (WorldSPB), Wahyu Nugroho, M Faerozi, Candra Hermawan, Fadhil Musyavi (ARRC), serta Sabian Fathul Ilmi (Yamaha R3 Blu Cru Asia-Pacific Championship), di samping dukungan 10 tim dan 40 pembalap pada ajang kejurnas nasional.

Program komprehensif terus diberikan meliputi kesempatan menambah jam terbang internasional, pelatihan fisik intensif, serta sesi latihan khusus di Eropa demi menempa mental juara para pembalap agar siap bersaing global.

Sistem pembinaan terstruktur yang terus dijalankan secara berkesinambungan ini diharapkan mampu melahirkan jajaran pembalap tangguh baru yang siap mengibarkan bendera Merah Putih di puncak podium kejuaraan dunia balap.