Ranjau Paku Masih Marak Di MT Haryono

Minggu, 17/01/2016 18:26 WIB |
Tipe paku dengan material dari rangka payung lebih mudah bikin ban bocor
Tipe paku dengan material dari rangka payung lebih mudah bikin ban bocor

mobilinanews (Jakarta) - Ranjau paku masih marak di MT Haryono, hal ini dirasakan langsung oleh mobilinanews yang dalam seminggu merasakan 2 kali kempes ban karena terkena ranjau.

Tergelitik menelusuri siapa biang keladinya, akhirnya mengerucut ke seseorang yang ditugasi menyiram benda tajam oleh salah seorang pebisnis tambal ban disekitaran MT Haryono.

Didapat info dari Ipay (bukan nama sebenarnya) benda tajam yang dimaksud bukan semata paku namun potongan rangka payung yang sudah tidak terpakai.

"Materialnya bisa dari paku, rangka payung atau jeruji sepeda. Yang paling mudah dari rangka payung karena berongga, jadi cukup dipotong kecil tanpa perlu dibentuk dijamin dapat langsung bikin ban bocor," ujar Ipay.

Beda halnya dengan jeruji sepeda yang harus dibentuk menyilang agar bisa memiliki dampak merusak yang lebih parah,bahkan bisa bikin ban sobek. Ketika menyiram ranjau biasanya dilakukan di pagi buta atau tengah malam. Untuk sekali tebar ranjau yang jumlahnya ratusan, Ipay mendapatkan upah Rp 20 ribu.

"Hati-hati saja kalau lewat MT Haryono khususnya disekitaran Gelael Pancoran, stasiun Cawang hingga menjelang turunan Dewi Sartika. Biasanya tiap penambal punya joki sendiri-sendiri loh," pungkas Ipay yang sehari-harinya bekerja serabutan.