mobilinanews (Jakarta) - Pembawa acara memang sebuah pekerjaan yang menuntut fokus dan kehati-hatian. Karena tidak sembarangan orang bisa membawakan acara televisi walau kelihatannya mudah.
Apalagi acara yang dibawakan adalah Top Gear,sebuah program televisi berbau otomotif yang tidak hanya mengulas mobil saja, tapi gaya hidup dan kekonyolan presenter dalam melakukan aksi-aksi konyol nan jahil.
Hal ini tidak bisa dilakukan pembawa acara baru milik BBC Inggris itu, Chris Evans. Baru-baru ini dirinya muntah-muntah saat memandu acara di balik kursi penumpang mobil supercar Audi R8.
Ia tidak sanggup dibawa kebut oleh pebalap wanita yang menjadi mentor dan spesialis sirkuit Nurburging, Sabine Schmitz.Bersama Schmitz dan spesialis mobil lainnya Chris Harris, mantan pembawa acara Radio 1 Breakfast show itu akan menggantikan pembawa acara lama Top Gear.
Mereka adalah Jeremy Clarkson,James May dan Richard Hammond yang mundur pada 2015 lalu. Ini bukan pertama kalinya pengganti Jeremy Clarkson itu tidak bisa menyetir dengan didampingi kamera mini.
Sebelumnya,ia juga mengalami kecelakaan kecil saat syuting Top Gear bersama mobil Jaguar. Ini terjadi karena dia kagok dan kurang kosentrasi saat membawakan acara dibalik mobil yang belum diketahui jenisnya itu.
Ia sendiri memang belum memahami seluk-beluk mobil sebelum membawakan acara Top Gear yang akan dimulai bulan Mei 2016 nanti.
(Teks Berto Pramadya)