mobilinanews (Jakarta) - Ajang tahunan Tumplek Blek yang diselenggarakan 28-29 Mei 2016 di Plaza Timur dan Parkir Timur Senayan, Jakarta, memang selalu menyajikan hal yang menarik bagi pengunjung.
Salah satu yang selalu dinantikan adalah penampilan dari Gajah Monster di ajang Gilas Mobil. "Setiap tahun kami sekeluarga selalu datang, terutama untuk lihat aksi Gajah Monster," ujar Rika, salah satu penonton yang hadir bersama suami dan anaknya.
Aksi ini memang banyak ditunggu oleh pengunjung Tumplek Blek. Namun, siapakah sosok di balik kemudi Gajah Monster yang selalu memukau audience ini?
Ia adalah Rio Fajar, pria kelahiran 30 Juli ini sudah 5 tahun membawa Gajah Monster beraksi di ajang tersebut. "Yang penting bukan speed tinggi, tapi bagaimana menemukan komposisi yang pas antara moment saat mobil loncat dan anglenya," ujar editor tabloid Otomotif yang juga suami dari Myra Carmia ini.
Dengan modal awal dari mobil Opel Blazer tahun 1986, hingga akhirnya sekarang dimodif dengan hanya memakai sebagian chasisnya saja dan sisanya turbular, Gajah Monster ini menjadi terlihat sangar. Apalagi didukung dengan mesin Chevrolet V8, big block dan sistemnya dirubah menjadi injeksi.
Apakah teknik yang dibutuhkan untuk aksi gilas mobil? tanya mobilinanews kepada Rio Fajar.
"Saat start, mobil harus diseting selurus mungkin dengan rampnya. Ketika sudah terbang, pastikan jaga setir tetap lurus, begitu landing harus injak kopling supaya tidak membebani gearbox," begitu tips dari Rio.
"Usahakan temukan speed mobil yang pas, agar mobil landing di atas mobil bekas yang berada di urutan kedua," tambah jebolan Universitas Gunadarma ini.
Apakah ada jaminan tidak terbalik? "Enggak ada jaminan. Karena begitu landing, kita tinggal berdoa supaya landingnya pas," ungkapnya sambil tertawa.
Waduh, kalah nih stuntman di film action! (Teks/ Foto: Rally Marina)