Mobilinanews (Assen) - Ducati benar-benar memanfaatkan pengalaman Italia di arena adu cepat di sirkuit. Demi menjinakkan Desmosedici di trek Assen yang berkelok namun butuh akselerasi cepat, mereka belajar dari Ferrari dalam urusan aerodinamika.
Itu terlihat dari dua sirip anti-wheelie alias winglet di moncong dan fairing GP16. Bentuknya pun mirip sirip di moncong mobil F1 Ferrari. Ducati jadi satu-satunya pabrikan yang mengaplikasi 2 sirip. Ini membuat roda depan GP16 lebih tertekan ke aspal saat berakselerasi. "Motor makin mudah dikendalikan dengan grip roda depan yang lebih baik," komentar Andrea Dovizioso, yang akhirnya mencetak pole pertamanya bersama Ducati.
Saat balapan nanti, dengan total 26 kitiran melintasi 17 tikungan The Cathedral, GP16 bisa jadi lebih anteng. Sehingga bisa cepat berakselerasi keluar tikungan. "Kami berharap cuaca yang lebih bersahabat, sehingga tak sulit memilih ban," ungkap Andrea Iannone yang akan.start di grid buncit karena hukuman menabrak Jorge Lorenzo di Catalunya 3 minggu lalu.
Valentino Rossi pun mewaspadai keunggulan Ducati. "Kerja mereka bagus, terutama Dovi. Aku tidak boleh membiarkannya dekat, karena tenaga Ducati," tutup Vale.
(Teks : Aries Susanto; Foto : motosport.com)