Mobilinanews (Italia) - Siapa yang menyangka bahwa Dani Pedrosa memegang peran penting di Misano, Minggu (11/9). Pebalap Honda Repsol itu berhasil mencuri pimpinan lomba dari tujuh putaran menjelang finis.
Sebelumnya The Doctor sukses menaklukkan lawan-lawan "tradisional" Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, namun akhirnya harus menyerah dari pebalap yang tidak diduganya di perebutan puncak podium.
“Saya sudah berusaha maksimal ketika menyalip Lorenzo dan Marquez, lalu ketika saya sadar laju motor saya akan bagus untuk menang, saya sangat senang,” kata Rossi usai balapan.
“Namun kemudian saya melihat Pedrosa, dan membatin "tak mungkin, dia lebih kencang dari saya.”
Kemenangan Pedrosa memang bisa dikatakan sensasional karena dia memulai dari posisi delapan dan baru masuk tiga besar pada putaran ke-14 dari 28 putaran yang digelar di Sirkuit Misano.
Rossi pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, meskipun dia tetap terlihat sangat antusias dalam perayaan podium.
“Saya sebetulnya ingin menang di sini di Misano, karena ini balapan yang sangat spesial,” kata Rossi, yang 37 tahun silam terlahir hanya beberapa kilometer dari sirkuit. (zhein)