motorinanews - Setelah sebelumnya berlatih balap di sirkuit flat track-Tavulllia pada 4 dan 6 Juli, Galang Hendra dan Immanuel Pratna melanjutkan latihan serta berkompetisi minibike dengan pabalap lainnya (10/7).
Dalam kompetisi ini, para pebalap menggunakan motor sport berkapasitas kecil. Dan tanpa diduga pebalap 17 tahun asal Indonesia, Galang Hendra meraih podium di kejuaraan minibike yang notabene setiap racenya menyajikan menu 10 lap.
Demikian berlangsung di Sirkuit Jeepers Kart & Pit Bike, Cattolicca dan yang menjadi instruktur ialah pebalap Moto3, Francesco Bagnaia yang notabene murid Valentino Rossi (VR46 Riders Academy). Jadi sebelum dilakukan latihan, berbagai hal diutarakan Bagnaia menyangkut pentingnya minibike sehubungan langkah meningkatkan skill balap.
“Berfungsi untuk melatih manuver karena sirkuit yang digunakan sempit dan banyak tikungan, juga mengasah pikiran rider untuk memikirkan apa yang dihadapi kedepan dan sehubungan fighting atau daya tarung dengan pebalap lainnya, “ujar Bagnaia yang beberapa waktu lalu merebut podium jawara Moto3 di seri Assen, Belanda (26 Juni) dan saat ini ada di posisi ke-4 klasemen sementara Moto3.
"Memang didesain seperti balapan yang sesungguhnya sehingga semua rider konsen, “tutur Kadek Suma Adnyana Putra dari Motor Sports Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang memimpin rombongan.
Terbukti spesial, Galang Hendra Pratama dapat finish terbaik di race awal (1) diikuti Peerapong dan Imanuel Pratna. Sedangkan di race 2, Galang Hendra meraih podium runner-up, sedangkan juaranya Kasma Daniel dan ketiga direbut Peerapong. “Saya sangat senang dengan balapan ini. Jadi seperti balap underbone era 2 tak. Sangat baik untuk mengasah skill balap, “ucap Galang Hendra. “Latihan dan balap minibike sangat menyenangkan sekali untuk melatih fokus dan konsentrasi, “timpal Imanuel Pratna