motorinanews - Akibat sirkuit tidak layak digunakan, Kejurnas Motocross seri pertama yang berlangsung di Pati, Jawa Tengah akhirnya gagal digelar. Meski demikian ada beberapa crosser yang menginginkan tetap balap namun event ini menjadi ajang balap tarkam (red: antar kampung) (6/4).
Panitia yang menjadi kejuaraan tersebut seakan lepas tangan dan akhirnya ajang balapan ini menjadi tidak beraturan. Benar saja, pada saat race 1 kelas Eksekutif C motto 1 terjadi tindak kriminalitas yakni pemukulan serta pengeroyokan.
Hal itu terjadi antara crosser pemula Deny dari tim Malioboro City dengan pebalap motocross dan speed offroad senior, Satya Sunarso. Kejadian bermual saat Satya yang berniat menegur Deny ternyata dibalas dengan pemukulan, bahkan rekan tim Deny ikut melakukan tindak kekerasan.
Satya menerima sejumlah pukulan di kepala sedikitnya dari enam orang. Rahang dan badan Satya menjadi bulan-bulanan Deny dan kawan-kawan. Dan parahnya lagi, Deny secara sengaja menabrakan motornya ke arah Satya saat ia berusaha menyelamatkan diri keluar sirkuit.
Merasa kalah jumlah, Satya berhasil menyelamatkan diri dan berlari ke arah petugas serta langsung diamankan oleh petugas. Rekan-rekan Satya yang berada dilokasi langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan intensif dan menjalani visum. "Malamnya saya lapor ke Polsek Kluwak, Pati," imbuhnya.
Karena insiden ini, Satya melaporkan 6 orang yang diyakini terlibat pengeroyokan. (foto : ilutrasi)