motorinanews (Australia) - Di balik kesuksesan pembalap tentu saja peran mekanik mejadi faktor utama. Contohnya seperti pembalap Yamaha Movistar Valentino Rossi yang mempunyai banyak sekali gelar juara hingga di beri gelar legendaris MotoGP dari para penikmat MotoGP.
Rossi tentu saja tidak berjalan sendiri dan ia telah dibantu oleh mekanik andalan bernama Alex Briggs. Tugas utama Alex dalam tim Valentino Rossi adalah menentukan settingan motor Rossi sekaligus memeberi masukan tentang kondisi lintasan yang bakal di lewati Valentino Rossi.
Alex Briggs merupakan mekanik yang terbilang sangat setia terhadap The Doctor. Bahkan saat pembalap Italia itu pindah ke Ducati, Alex di rebutkan para tim Yamaha, namun pria asal Australia itu memutuskan untuk bergabung Ducati dan memilih bersama Valentino Rossi.
Namun perlu di ketahui Alex Briggs ini tidak mau pisah dari Rossi lantaran Alex sendiri mempunyai kesamaan, bahkan latar belakang Alex Briggs jauh dari dunia balap motor karena Alex adalah seorang mantan mekanik di bengkel Bus.
"Saya awalnya adalah seorang pebalap motorcross dan bekerja sebagai mekanik di perusahaan bus untuk menyokong karier saya sebagai pebalap. Selama ikut kejuaraan balap, saya berteman dengan pebalap hebat dan diminta untuk menyetel motor mereka. Saat pebalap itu sukses, nama saya mulai dikenal dan banyak orang yang bertanya soal saya," kata Alex kepada MCN yang dirilis Senin (28/11).
Karier Alex sebagai pebalap motorcoss tak cemerlang. Bahkan, pada 1991 dia mengalami patah tulang ekor karena mengalami crash saat balapan motorcross.
"Suatu hari, saat sedang beristirahat di rumah telepon saya berdering. Telepon itu ternyata dari manajer tim motorcross Yamaha Australia. Dia meminta saya bekerja untuk mereka sebagai mekanik," ujar Alex.
Alex berada di persimpangan jalan. Menerima tawaran itu artinya dia harus meninggalkan kampung halaman dan pekerjaan tetap serta membuang mimpi jadi bintang motorcross. Kalau menolak, dia membuang kesempatan besar untuk jadi mekanik hebat.
"Akhirnya saya menerima tawaran itu meski harus menerima gaji yang lebih rendah ketimbang di tempat kerja saya sebelumnya. Pengorbanan saya tak sia-sia. Setelah kejuaraan motorcross musim 1993 berakhir, saya mendapat telepon dari Jeremy Burgess untuk bekerja sebagai mekanik balapan road race," kata Alex.
Mulai detik itu, hidup Alex berubah. Gagal memenuhi mimpi jadi juara dunia motocross, dia malah sukses membantu dua rider hebat jadi juara dunia, yaitu Mick Doohan dan Rossi.
"Mayoritas mekanik di MotoGP punya cerita yang sama dengan saya. Mereka tak punya kualifikasi resmi sebagai mekanik. Awalnya mereka hanya bekerja di bengkel motor lokal dan rela dibayar murah demi bertemu dengan banyak orang. Kalau kualitas Anda bagus, Anda akan cepat dikenal. Kekuataan kata-kata sangat penting di bisnis ini," kata Alex.
Alex Briggs akan menjalani musim ke-25 sebagai mekanik Yamaha pada MotoGP 2017. Saat dua rekannya Jeremy Burgess dan Gary Coleman sudah menghilang dari peredaran, Alex masih setia di sisi Valentino Rossi demi membantu The Doctor merebut titel ke-10. (Zhein)